WartaKota/

Beginilah Motif Ibu Si Pencuri Bayi di Mall Serpong

Motifnya karena sudah dua tahun menikah, tapi belum punya anak. Makanya mau ambil anak orang lain

Beginilah Motif Ibu Si Pencuri Bayi di Mall Serpong
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran Polsek Serpong, Tangerang Selatan berhasil mengamankan pelaku pencurian bayi yang masih berumur dua pekan. Pelaku diketahui berinisial NH (32) melancarkan aksinya di Mall ITC BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Senin (12/6/2017) lalu. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Jajaran Polsek Serpong, Tangerang Selatan berhasil mengamankan pelaku pencurian bayi yang masih berumur dua pekan. Pelaku diketahui berinisial NH (32) melancarkan aksinya di Mall ITC BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Senin (12/6/2017) lalu.

Ia diamankan di kediamannya bilangan Jakarta Timur pada Jumat (16/6/2017). Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto mengungkapkan motif pelaku melakukan pencurian itu.

"Motifnya karena sudah dua tahun menikah, tapi belum punya anak. Makanya mau ambil anak orang lain," ujar Fadli saat ditemui di Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat (16/6/2017).

Ia menjelaskan modus yang dilakukan tersangka yakni berawal dari perkenalan antara pelaku dengan Upik Tilani (21) yang merupakan ibu asih dari bayi ini. Mereka saling berkenal di jejaring media sosial Facebook.

"Kenalan di Facebook, kemudian keduanya saling akrab," ucapnya.

Pelaku pun bertandang ke rumah korban. Lalu tersangka mengajak korban bersama bayinya ini untuk jalan - jalan ke Mall ITC BSD.

"Pelaku kemudian meminta tolong korban untuk membelikan makanan di lantai dua Mall itu," kata Fadli.

Saat itu pelaku berada di lantai dasar. Setelah korban kembali, ternyata pelaku sudah membawa kabur bayinya ini.

"Selama empat hari kami melakukan penyelidikan mengacu pada rekaman CCTV di Mall," ungkapnya.

Hasilnya pun berbuah manis, tersangka dapat dibekuk oleh polisi. Saat ini wanita berusia 32 tahun ini ditahan di Mapolsek Serpong.

"Dia (NH) dijerat Pasal 83 JO 76F UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara," papar Fadli.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help