WartaKota/

Klinik Rumah Sakit di Dalam Kampus UNIS Tangerang

Universitas Islam Syekh Yusuf ( UNIS), Tangerang, bersama Rumah Sakit Sari Asih menjalin kerja sama pendirian klinik.

Klinik Rumah Sakit di Dalam Kampus UNIS Tangerang
Kompas.com
Ilustrasi praktek dokter. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Demi mendukung akses pelayanan kesehatan di dalam kampus, Universitas Islam Syekh Yusuf ( UNIS), Tangerang, bersama Rumah Sakit Sari Asih menjalin kerja sama pendirian klinik. Klinik kampus ini dtujukan kepada civitas akademika UNIS.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (Mou) antara kedua belah pihak pada Kamis (15/6/2017 )di Kampus UNIS, jalan Syekh Yusuf, Tangerang.

Kerja sama keduanya meliputi pelayanan kesehatan untuk mahasiswa UNIS dari tenaga medis dan obat - obatan yang disediakan oleh Rumah Sakit Sari Asih.

Direktur RS Sari Asih, Aditya Maruliana Bintari menjelaskan kerja sama yang dilakukan dalam bentuk pelayanan kesehatan berupa klinik in house di dalam kampus.

"Kami menyediakan satu dokter umum, serta obat - obatan untuk melayani mahasiswa yang sakit," ujar Aditya saat ditemui di UNIS, Tangerang pada Kamis (15/6/2017).

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan jajarannya juga melayani masyarakat sekitar yang darurat membutuhkan pertolongan kesehatan.

Aditya menyebut kerja sama pendirian klinik kesehatan di Unis merupakan yang pertama dilakukan oleh Sari Asih.

"Kalau untuk Universitas ini yang pertama, kalau lembaga lain sudah ada juga kerja sama serupa," ucapnya.

Sementara itu Ketua Yayasan UNIS, Hudaya Latuconsina menerangkan kehadiran klinik kesehatan di perguruan tinggi adalah sebuah kebutuhan.

Pasalnya merujuk kepada salah satu aturan yang diadakan dalam rangka pelaksanaan perguruan tinggi adalah turut memberikan jaminan kesehatan kepada mahasiswanya.

"Kami berencana akan akreditasi institusi Perguruan tinggi, salah satu yang dipersiapkan adalah adanya layanan kesehatan," kata Hudaya.

Hudaya mengungkapkan layanan kesehatan yang akan dimulai pada tahun ajaran baru September mendatang itu, diberikan kepada mahasiswa sudah include dengan kewajiban pembayaran pendidikan mahasiswa.

"Sudah tidak perlu bayar lagi, termasuk dosen dan karyawan," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help