Buwas Tegaskan BNN Tidak Jual Barang Bukti Narkoba ke Pengedar

Badan Narkotika Nasional (BNN) menepis isu barang bukti narkotika yang berhasil disita dan yang akan dimusnahkan, telah diganti.

Buwas Tegaskan BNN Tidak Jual Barang Bukti Narkoba ke Pengedar
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
BNN memusnahkan barang bukti sabu dan ekstasi di Kantor BNN Cawang, Kamis (15/6/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, CAWANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) menepis isu barang bukti narkotika yang berhasil disita dan yang akan dimusnahkan, telah diganti.

Bahkan, ada pula yang beranggapan barang bukti dijual kembali ke jaringan pengedar.

"Banyak yang mempertanyakan barang yang dimusnahkan apakah asli, atau hasil dari kejahatan yang ditangkap BNN. Banyak opini yang menjelaskan bahwa BNN menjual kembali, sehingga ini perlu adanya informasi kembali jika hal tersebut tidak benar," tutur Kepala BNN Komjen Budi Waseso di Kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Kamis (15/6/2017).

Baca: Firza Husein Bantah Berfoto Bugil dan Mengirimkannya, tapi Tak Mengelak Soal Kepemilikan HP

Pria yang akrab disapa Buwas itu menuturkan, pihaknya selalu terbuka dalam melakukan pemusnahan barang bukti, dan disaksikan oleh media, Kejaksaan, dan penggiat anti-narkoba lainnya.

Bahkan, katanya, sebelum barang bukti tersebut dibawa, sudah terlebih dahulu  diperiksa di laboratorium, serta ada berita acara yang dimuat.

"Sebelum dimasukkan ke dalam brankas, di situ sudah diperiksa laboratorium lapangan, ada berita acara, dan timbang serta ditandatangani, lalu diserahkan petugas. Di sana ada penyimpanan," ungkap Buwas.

Baca: Satpol PP Jakarta Barat Bakal Bongkar 30 Bangunan Bermasalah Usai Lebaran

"Petugas juga tidak hanya menerima, ada berita acaranya. Ketika keluar dari tempat penyimpanan kami juga timbang ulang, dan dicek ulang oleh laboratorium," jelasnya.

Buwas melanjutkan, pihaknya selalu berhati-hati jika barang bukti tersebut digunakan dalam pengecekan, misalnya untuk kebutuhan laboratorium.

"Pihak kami mengambil beberapa gram, hal tersebut tetap ada laporannya," imbuhnya.

"Harapan saya tidak lagi berpikir jika barang itu ditukar, yang tuduhannya BNN menjual lagi, seperti Freddy Budiman yang mengatakan BNN menerima uang. Saya rasa itu naif sekali. Mereka melakukan itu membuat kami lemah, karena itu termasuk isu jaringan," paparnya. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved