Pemkot Bekasi Selamatkan Warga yang Ditolak Tujuh Rumah Sakit

Pemerintah Kota Bekasi berhasil menyelamatkan warga yang sempat ditolak oleh tujuh rumah sakit dengan cara membuat Kartu Sehat berbasis NIK.

WARTA KOTA, BEKASI -- Menyusul terlaksananya instruksi Wali Kota Bekasikepada dinas terkait agar keluarga Hari Kusanto dibuatkan Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), Pemerintah Kota Bekasi berhasil melindungi keluarga Hari dengan Kartu Sehat berbasis NIK.

Dengan demikian, keluarga Hari Kustanto dan warga lain yang memiliki kartu serupa bisa terlayani dengan baik di 37 rumah sakit swasta di Kota Bekasi termasuk RSUD Kota Bekasi.

"Pemerintah mengucurkan anggaran Rp 100 miliar tahun 2017 untuk melindungi pasien Kartu Sehat Berbasis NIK," kata pria yang biasa disapa Roy pada Selasa (13/6).

Istri Hari, Reny Wahyuni (40) sempat ditolak oleh tujuh rumah sakit di Kota Bekasi dengan alasan ruang ICU (Intensive Care Unit) penuh.

Bahkan pasien yang terlindungi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini juga tidak bisa mendapat pelayanan di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Bekasi.

Mengetahui hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menginstruksikan dinas terkait untuk membuatkan keluarga Hari Kartu Sehat berbasis NIK.

Pada Senin (12/6) siang, Kartu Sehat berbasis NIK sudah diserahkan oleh pemerintah ke Hari saat menjenguk Reny di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Roy mengatakan, sebetulnya sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberi pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat.

Dia juga berharap, agar tidak ada lagi laporan tentang penolakan pasien kurang mampu di rumah sakit swasta. Apalagi pasien tersebut telah dibekali Kartu Sehat.

"Jam berapa pun pasien datang, harus diterima dengan baik," ujar Roy.

Roy menjelaskan, pemegang Kartu Sehat berbasis NIK adalah warga berpenghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK) sebesar Rp 3,6 juta atau mereka yang pekerja serabutan.

"Syarat utamanya ber-KTP Kota Bekasi dan tentunya mereka sudah diverifikasi oleh Dinas Sosial sebagai warga yang berhak menerima Kartu Sehat," ungkapnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved