Kehidupan di Batam Kian Suram Warga Berbondong-bondong Urus Surat Pindah

Ratusan masyarakat berbondong-bondong mengurus surat pindah rayon SD dan SMP di Gedung Gurindam.

Kehidupan di Batam Kian Suram Warga Berbondong-bondong Urus Surat Pindah
Tribun Batam
Kehidupan di Batam kian gawat, warga berbondong-bondong urus surat pindah. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ratusan masyarakat berbondong-bondong mengurus surat pindah rayon SD dan SMP di Gedung Gurindam Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam (Disdik) Sekupang, Batam.

Warga tersebut mengurus surat pindah rayon anak-anaknya, baik yang masih SD dan SMP dengan alasan masing-masing.

Kebanyakan warga ini ingin pulang kampung atau menyekolahkan anaknya di kampung.

Ratmi yang sudah selesai mengurus surat pindah ketika dijumpai mengatakan, ia mengurus surat pindah karena akan menyekolahkan anaknya di kampung halaman, di Balikpapan.

Suaminya sudah tidak bekerja lagi di Batam, sehingga mau tidak mau, mereka terpaksa mengambil keputusan, pulang kampung.

"Iya Pak, mau bagaimana lagi, suami saya sudah hampir setahun tidak bekerja, semenjak pengurangan karyawan galangan kapal di Tanjunguncang," ujar Ratmi, Selasa (13/6/2017).

Ratmi menjelaskan, ia mengurus surat pindah dari pukul 09:00 WIB pagi dan sekitar pukul 11:00 WIB, surat pindah anaknya baru selesai karena antre.

"Memang banyak, rata-rata mengurus surat pindah semuanya tadi, banyak yang pulang kampung,” katanya.

Tince, wanita lain juga mengurus surat pindah karena hendak menyekolahkan anaknya di kampung, Medan.

Alasannya sama, sang suami sudah habis masa kontrak kerja dan disak dapat pekerjaan lagi sejak Januari 2017.

Mereka sekeluarga memutuskan pulang kampung daripada di Batam tak ada kepastian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan, kepengurusan surat pindah rayon memang sudah mulai dilayani dari pukul 09:00 WIB, di Gedung Gurindam Disdik.

Kalau untuk jumlah data yang mengurus belum ia ketahui karena masih dalam proses pelayanan.

Orangtua yang sedang mengurus surat pindah rayon kebanyakan dari SD di dibandingkan SMP.

“Saya hanya dapat info alasan mereka pindah rayon, umumnya karena orangtua pulang kampung,” ujar Muslim. (Alfandi Simamora)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved