Kecelakaan Bus di Tol Tangerang-Merak, Tiga Tewas, 19 Luka-luka

Sedikitnya tiga orang tewas dan 19 luka-luka setelah bus SM Prima mengalami kecelakaan mau di ruas Jalan Tol Tangerang -Merak.

Kecelakaan Bus di Tol Tangerang-Merak, Tiga Tewas, 19 Luka-luka
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Sedikitnya tiga orang tewas dan 19 orang lainnya luka-luka setelah bus SM Prima jurusan Terminal Rambutan-Merak mengalami kecelakaan maut di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak kilometer 86, Teluk Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten, pada Senin siang.

"Ketiga korban meninggal dunia itu di antaranya sopir Bus SM Prima," kata Kanit Laka Lantas Polda Banten Ipda Pujianto di Cilegon, Senin.

Peristiwa tersebut terjadi Senin, pukul 11.15 WIB, ruas KM 86, Tol Tangerang-Merak setelah bus SM Prima A 7738 A dari arah Jakarta ke Merak diduga menabrak pagar batas tol lalu terjatuh ke jurang dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Diduga banyaknya korban terjadi karwna kecelakaan tersebut tidak cepat ditangani karena laokasinya jauh dari permukiman penduduk.

Para korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon dengan menggunakan ambulans milik Polres Cilegon dan PT Marga Mandala Sakti (MMS).

Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan bahwa tiga orang meninggal, termasuk sopir bus dan dua penumpang yang belum diketahui identitas.

Sedangkan, 19 orang lainnya mengalami luka-luka dan dua di antaranya mengalami luka parah. Mereka mendapatkan perawatan di RSKM Cilegon.

"Kebanyakan penumpang yang mengalami kecelakaan itu rata-rata patah tulang akibat terjepit besi dan jok bus," kata Pujianto.

Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Banten Didi Istiyadi, mengatakan, pihaknya siap menyalurkan dana asuransi kecelakaan kepada penumpang bus SM Prima yang mengalami kecelakaan di KM 86 Jalan Tol Tangerang-Merak itu.

Para korban yang mengalami luka-luka akan mendapaykan santunan hingga Rp20 juta dan yang meninggal dunia Rp50 juta.

"Kami terus melakukan pendataan agar para korban kecelakaan mendapat asuransi jasa raharja," katanya.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved