Wajah Luna Maya Terluka Gara-gara Make Up Film The Doll 2

"Ini nih (pipi kiri) masih ada bekas luka di sini, di mukaku, karena dipasangin latex tiap hari," ujarnya

Wajah Luna Maya Terluka Gara-gara Make Up Film The Doll 2
Arie Puji Waluyo
Luna Maya saat ditemui dalam acara peluncuran 'Maternity Collection, Luna Habbit x Ayu Dewi', di Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017). 

WARTA KOTA, JAKARTA- Wajah artis peran Luna Maya terluka. Pipi kirinya mengalami lecet gara-gara dipasang latex cair hampir setiap hari.

Luna menjelaskan, bahan latex itu sebagai tata rias untuk keperluan film The Doll 2 yang ia bintangi. Latex umumnya digunakan untuk membuat efek kulit terkelupas, bekas luka, dan lainnya.

"Ini nih (pipi kiri) masih ada bekas luka di sini, di mukaku, karena dipasangin latex tiap hari," ujarnya saat berkunjung ke Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Sabtu (10/6/2017).

Meski bahan latex itu mudah dilepaskan, tetap saja karena penggunaan terus menerus dan harus menempel pada wajahnya dalam waktu lama, alhasil wajah Luna pun lecet.

"Latex kan lengket kayak lem gitu. Make up-nya sejam, itu pas akhir-akhir shooting," kata Luna.

Selebihnya selain luka kecil pada pipi, Luna mengaku tak mengalami cidera berat saat beradegan dalam film The Doll 2. Lagipula ia menganggap tu semua sudah konsekuensinya sebagai artis peran.

"Paling ya (badan) biru-biru memar-memar gitu aja sih," kata perempuan asal Bali ini.

The Doll 2 yang memiliki benang merah dengan The Doll (2016) mengisahkan tentang pasangan suami istri, Maira ( Luna Maya) dan Aldo (Herjunot Ali), yang berduka atas kematian putri mereka, Kayla.

Hingga tepat saat hari ulang tahun Kayla, mulai muncul keanehan di rumah mereka. Terutama pada Sabrina, boneka kesayangan putri mereka semasa hidup.

Film arahan sutradara Rocky Soraya dan diproduksi oleh Hitmaker Studio itu akan tayang perdana pada 20 Juli 2017.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved