Home »

News

» Jakarta

Tekad FSB Bersama Ratusan Santri Mencegah Gerakan yang Mengikis Pluralisme‎

Adalah kewajiban bagi kita untuk menjaga keutuhan Negeri ini, ideologi Pancasila yang secara konsesus sudah ditetapkan oleh pendiri bangsa ini.

Tekad FSB Bersama Ratusan Santri Mencegah Gerakan yang Mengikis Pluralisme‎
istimewa
FSB dan sejumlah kalangan berupaya untuk mencegah gerakan yang mengikis pluralisme. 
WARTA KOTA, PALMERAH -- Deklarasi Forum Silaturahmi Bangsa (FSB) bersama Majelis Ta’lim Darul Muhibbin (Lebak Bulus-Cilandak Barat) dihadiri oleh 200 peserta , Sabtu (10/6/2017). 
Sejumlah pihak yang ikut deklarasi ini terdiri dari ulama, habaib, dan tokoh masyarakat setempat.‎
Agus Salman Ketua panitia sekaligus Sahibul Bait Darul Muhibbin menegaskan, tantangan besar yang mengancam terhadap proses pembangunan bangsa Indonesia yaitu adanya upaya gerakan kelompok-kelompok separatisme yang berusaha memecah belah Indonesia dengan bentuk gerakan fundamentalisme agama. ‎
"Bagi mereka, Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa Indonesia masih belum final. Kelompok ideologi radikalisme ini sering menebarkan teror di berbagai daerah yang dapat mengikis pluralisme di Indonesia," kata Agus.‎
Dia menjelaskan, aksi radikalisme yang mengatasnamakan agama juga seharusnya tidak ada di Indonesia karena dalam agama apapun tidak melegitimasi untuk melakukan kekerasan.
Dari sudut pandang kehidupan berbangsa dan bernegara, bahwa kekerasan tidak dibenarkan untuk alasan apapun.‎
"Gerakan kelompok radikalisme yang identik dengan kekerasan dan teror terbukti telah merusak tatanan harmonis kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Agus.‎
Kata dia, kelompok ini juga mengklaim sebagai pemilik kebenaran dan sering mempertentangkan perbedaan dari pada menghargai keberagaman.
Dengan aktif melakukan propaganda, provokasi dan penggalangan kekuatan termasuk kekuatan politik, inilah ciri-ciri mereka yang ingin membuat perpecahan bahkan ingin mengganti ideologi Negara Pancasila.‎
"Adalah kewajiban bagi kita untuk menjaga keutuhan Negeri ini, ideologi Pancasila yang secara konsesus sudah ditetapkan oleh pendiri bangsa ini juga harus dipastikan tidak dirusak oleh kelompok-kelompok yang ingin membuat perpecahan," kata dia. ‎
Seperti diketahui, FSB didirikan oleh sekelompok generasi muda Islam yang memiliki komitmen kuat terhadap NKRI di bawah naungan Pancasila dan UUD 45.‎
FSB didirikan dengan tujuan mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antar semua golongan di Indonesia, baik golongan agama, suku, ekonomi, sosial, budaya, dan politik, demi menciptakan kehidupan yang damai, berkeadilan dan berkeadaban.
Selain itu,  FSB juga merupakan organisasi terbuka dan siap bekerjasama dengan semua elemen bangsa yang memiliki komitmen kebangsaan, toleransi dan berupaya menciptakan kehidupan yang harmoni serta berkeadilan.
Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help