Sulit Jangkau Api, Bekasi Perkecil Pembelian Armada Damkar

Petugas pemadam kebakaran di Kota Bekasi sering kali menemui kesulitan dalam memadamkan api yang melahap permukiman warga.

Sulit Jangkau Api, Bekasi Perkecil Pembelian Armada Damkar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mencoba mobil pemadam kebakaran baru. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Petugas pemadam kebakaran di Kota Bekasi sering kali menemui kesulitan dalam memadamkan api yang melahap permukiman warga.

Sebab titik api berada di permukiman padat penduduk, sehingga armada pemadam kebakaran terpaksa diparkir berjauhan dengan titik api.

Dari pengalaman itu, Pemerintah Kota Bekasi memperkecil pembelian mobil pemadam kebakaran.

Sebelumnya, Kota Bekasi memiliki tujuh armada yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter air. Kini, Kota Bekasi membeli lima unit armada berkapasitas 3.000 liter.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, bersama jajarannya saat menandatangani kesepakatan pembelian mobil pemadam kebakaran.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, bersama jajarannya saat menandatangani kesepakatan pembelian mobil pemadam kebakaran. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin meyakini, penanganan kebakaran di Kota Bekasi akan lebih mudah.

Hal itu berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh lembaganya setiap melakukan pemadaman api yang melahap permukiman warga.

"Selama ini petugas kesulitan menangani kebakaran bila menggunakan mobil yang berukuran besar, makanya kita adakan yang agak kecil," kata Aceng di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (5/6).

Aceng mengungkapkan, sampai awal Juni sudah ada delapan kasus kebakaran di Kota Bekasi.

Mayoritas terjadi di permukiman padat penduduk seperti Duren Jaya dan Perumnas III yang memiliki fasilitas dimensi jalan tidak lebih dari empat meter.

Padahal, selain ukuran mobil Damkar yang lebar dan besar, adanya tangga otomatis (snorkle) di badan mobil tersebut membuat armada pemadam lebih tinggi.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help