Saluran Air di Jalan Perjuangan Kebon Jeruk Bakal Dilebarkan Menjadi 1,2 Meter

Pengerjaan yang dilakukan dengan alat berat itu ditargetkan rampung pada Agustus 2017 mendatang.

Saluran Air di Jalan Perjuangan Kebon Jeruk Bakal Dilebarkan Menjadi 1,2 Meter
WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO
Guna mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat melakukan normalisasi saluran. 

WARTA KOTA, KEBON JERUK - Guna mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat melakukan normalisasi saluran.

Pengerjaan yang dilakukan dengan alat berat itu ditargetkan rampung pada Agustus 2017 mendatang.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Imron mengatakan, pengerjaan normalisasi saluran ini dilakukan sepanjang 1.021 meter. Sebelumnya, saluran itu hanya sepanjang 80 sentimeter. Saluran itu akan mengaliri air ke Kali Pesanggrahan.

Selain sudah dipenuhi sedimen lumpur, juga karena lebar saluran belum ideal untuk menampung air secara maksimal, sehingga mengakibatkan terjadinya genangan.

"Saat ini lebar saluran 80 sentimeter dan akan dibuat menjadi 1,2 meter," kata Imron, Jumat (2/6/2017).

Ia menambahkan, pengerjaan sendiri sudah dilakukan sejak 20 April 2017, dan ditargetkan rampung pada 21 Agustus 2017. Pengerjaan dilakukan pihak ketiga setelah melalui proses lelang di e-katalog.

"Ditargetkan pengerjaan selesai sesuai kontrak, yakni empat bulan," ucapnya.

Guna mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pihak Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat melakukan normalisasi saluran.
Guna mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pihak Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat melakukan normalisasi saluran. (WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO)

Diketahui di sepanjang Jalan Perjuangan, setiap pagi dan sore hari selalu macet akibat normalisasi saluran. Satu alat berat berwarna kuning diterjunkan untuk proses normalisasi. Alhasil, jalanan menjadi menyempit dan terjadi kemacetan yang mengular cukup panjang sekitar 100 meter.

"Di sini memang sering banjir setinggi 30 sentimeter saat hujan deras tiba. Soalnya enggak pernah dikeruk," jelas Hermawan (40), warga sekitar.

Dia berharap, adanya perbaikan saluran air membuat kawasan tersebut tidak mengalami musibah banjir. Karena kalau sudah banjir, kondisi arus lalu lintas semakin kacau karena macet.

"Kalau ada genangan, macetnya luar biasa di sini. Mudah-mudahan cepet selesai, deh," harapnya. (*)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved