Pemasangan Box Girder Fly Over Pancoran Ditarget Pekan Depan

Para pekerja juga masih mengebut sejumlah pekerjaan lain, yang dikerjakan simultan dengan pemasangan tiang pancang.

Pemasangan Box Girder Fly Over Pancoran Ditarget Pekan Depan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pembangunan fly over Pancoran, Jakarta Selatan, menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Selasa (30/5/2017), fly over yang dibangun kontraktor PT Nindya Karya tersebut telah mencapai 31,5 persen atau mengalami percepatan 6,9 persen dari target yang ditetapkan sebelumnya yakni 24,6 persen untuk periode kerja yang sama. 

WARTA KOTA, PANCORAN - Pembangunan fly over Pancoran, Jakarta Selatan, menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Selasa (30/5), fly over yang dibangun kontraktor PT Nindya Karya tersebut telah mencapai 31,5 persen atau mengalami percepatan 6,9 persen dari target yang ditetapkan sebelumnya yakni 24,6 persen untuk periode kerja yang sama.

Kepala Proyek PT Nindya Karya, Seno Susanto menyatakan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan pekerjaan pemasangan pondasi tiang pancang atau bore pile.

"Saat ini menyisakan tujuh pekerjaan pemasangan bore pile berdiameter 80 centi meter. Pekan ini kami harapkan pemasangan seluruh tiang pancang bisa selesai," terangnya dihubungi Warta Kota, Selasa (30/5/2017).

Para pekerja juga masih mengebut sejumlah pekerjaan lain, yang dikerjakan simultan dengan pemasangan tiang pancang.

Di antaranya dengan penyelesaian pemasangan tiang atau pear. Kata Seno, saat ini sebanyak 10 pear sudah berdiri dari 12 pear yang direncanakan.

"Terkait kaki seribu, sudah ada pengecoran di enam titik sisi timur dari rencana keseluruhan 52 titik," jelasnya.

Sedangkan untuk box girder, Seno bilang saat ini proses pencetakan di pabrik Karawang masih terus dikebut bahkan sebagian sudah siap untuk dipasang.

"Target kami minggu depan sudah memasuki tahap erection box girder (pengangkatan beton jembatan) untuk segmen P1-P2," ujarnya.

Macet

Pembangunan Fly over Pancoran menimbulkan dampak kemacetan di kawasan itu. Hal ini dikarenakan ditutupnya sebagian ruas jalan. Jalan yang menyempit dan tersisa hanya satu line menyebabkan lalu lintas stuck pada jam-jam sibuk. Para pengendara dari berbagai arah saling berebut. Kemacetan panjang pun tidak bisa dihindarkan.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved