TKI Dianiaya Majikan di Malaysia, Minta Tolong Lewat Surat yang Dilempar dari Jendela

Karena tak tahan dengan penyiksaan itu, pembantu rumah tangga di Petaling Jaya ini menulis surat minta diselamatkan.

TKI Dianiaya Majikan di Malaysia, Minta Tolong Lewat Surat yang Dilempar dari Jendela
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi TKI 

WARTA KOTA, PALMERAH - Santi Dorthia Kikhau (17), TKI asal Desa Oe Usapi, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami penyiksaan berat oleh majikannya di Malaysia.

Beruntung aksi tersebut diketahui pihak kepolisian Diraja Malaysia dan langsung menyelamatkan Santi.

Seperti dilansir Kompas.com, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Balai Pelayanan Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, Siwa mengaku mendapatkan informasi penyelamatan tersebut dari KBRI Kuala Lumpur Malaysia

"Intinya kasus itu sudah ditangani oleh polisi Malaysia dan Santi sudah berada di Rumah Perlindungan Pemerintah Malaysia," ungkap Siwa kepada Kompas.com, Selasa (22/5/2017).

Siwa belum bisa menjelaskan secara detail mengenai persoalan ini.

Sebab, hingga kini ia belum mendapat info terbaru dari KBRI Kuala Lumpur. 

Sebelumnya diberitakan, Santi Dorthia Kikhau (17), disiksa oleh majikannya di Malaysia.

Karena tak tahan dengan penyiksaan itu, pembantu rumah tangga di Petaling Jaya ini menulis surat minta diselamatkan.

Surat itu dilemparkan melalui jendela rumah majikannya.

Thomas Kikhau, ayah dari Santi kemudian mendatangi Polres TTS.

Ia meminta polisi menyelidiki dan menangkap orang yang merekrut anaknya bekerja di Malaysia, termasuk perusahaan jasa tenaga kerja yang tidak diketahui namanya. (Sigiranus Marutho Bere)

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help