WartaKota/

Thomas Alva Edison Kecil Asal Aceh Ini Ingin Kuliah di ITB

Sama seperti Thomas Alva Edison yang ia kagumi, Naufal Raziq berhasil menciptakan penerangan melalui energi listrik.

Thomas Alva Edison Kecil Asal Aceh Ini Ingin Kuliah di ITB
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Naufal Raziq, bocah 15 tahun penemu listrik dari pohon kedondong, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Sama seperti Thomas Alva Edison yang ia kagumi, Naufal Raziq berhasil menciptakan penerangan melalui energi listrik.

"Noval sendiri mengagumi Thomas Alva Edison karena penemuannya sekarang ini bisa dinikmati. Seandainya (Edison) tidak bisa menemukan bagaimana? Dunia ini bisa gelap," ungkap bocah kelas 3 MTs Negeri 1 Langsa, Aceh ini, saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).

Bukan sekadar penerangan biasa, Naufal Raziq memanfaatkan energi listrik dari pohon kedondong pagar, untuk menerangi kota di sekitar kediamannya di Tampur Paloh, Aceh Timur.

Kemampuan Naufal itu didapatkannya dari hasil pengembangan ilmu pengetahuan alam yang didapatkanya di sekolah pada 2012 silam, yang membuatnya paham bahwa asam yang dikandung pada buah dapat menciptakan energi listrik.

"Awalnya dari pelajaran IPA, di situ dijelaskan buah-buah asam seperti kentang, jeruk, dan mangga dapat menghasilkan energi listrik dengan cara sederhana," tutur Naufal Raziq.

Naufal lantas bereksperimen dengan buah lain, hingga tersirat di benaknya bahwa jika buah mengandung asam, maka pohonnya otomatis juga dapat menghasilkan asam.

"Jadi Naufal menemukan dondong pagar ini, terpikir oleh buah asam, tentu saja di pohonnya mengandung asam. Naufal menemukan dondong pagar ini bertahap, dari mangga belimbing asam Jawa, sekurangnya tiga tahun," tutur bocah yang ingin sekali menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Pohon kedondong pagar, menurut Naufal, memiliki batang yang besar dan mudah tumbuh, sehingga dianggap mampu lebih cepat menyediakan listrik.

"Jadi masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar? Karena memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya. Jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk, malah menyembuhkan dirinya, recovery," ungkap Naufal.

Baca: Bocah Ini Ciptakan Listrik dari Pohon Kedondong Pagar

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help