WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Saat Penertiban Parkir Liar di Permukiman Tegal Parang, Pemilik Kendaraan Lebih Galak dari Petugas

Permasalahan parkir liar di kawasan Kelurahan Tegal Parang, Jakarta Selatan, sudah begitu parah.

Saat Penertiban Parkir Liar di Permukiman Tegal Parang, Pemilik Kendaraan Lebih Galak dari Petugas
Warta Kota
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, PANCORAN - Permasalahan parkir liar di kawasan Kelurahan Tegal Parang, Jakarta Selatan, sudah begitu parah.

Banyak pemilik kendaraan roda empat yang tidak memiliki garasi. Mereka lantas memarkirkan kendaraan di bahu jalan lingkungan. Akibatnya, jalan permukiman berubah seperti deretan tempat parkir, dan kerap menjadi permasalahan lalu lintas.

Lurah Tegal Parang bilang, permasalahan parkir liar sudah menjadi perhatian pihaknya sejak lama. Bahkan, ia sudah mengumpulkan para pemilik kendaraan yang tak memiliki garasi. Lurah mengimbau agar pemilik kendaraan tak menyalahi perda dengan memarkir kendaraan di jalan.

"Bahkan saya sudah berikan solusi dengan menyediakan lahan parkir di beberapa lokasi. Kami sudah minta warga untuk menaruh mobil di kantong-kantong parkir," jelas sang lurah kepada Warta Kota, Sabtu (20/5/2017).

Kantung parkir yang dimaksud berada di lahan milik Kementerian Agama di Jalan Mampang Prapatan X RT 04/01. Lahan itu mampu menampung 100-200 mobil.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah dengan membuat aturan soal waktu diperbolehkannya parkir di jalan lingkungan pada pukul 19.00-06.00. Upaya ini dilakukan karena lurah dan segenap staf kelurahan hampir frustasi menghadap pemilik kendaraan yang bendel.

Seperti yang diungkapkan Asiyah selaku sekretaris kelurahan. Ia bercerita, setiap kali memimpin penertiban parkir liar di kawasan permukiman, ia lebih sering mendapati perlakuan tak enak dari para pemilik kendaraan.

"Kita akan tertibkan sesuai aturan, malah dianya yang lebih galak. Saya sering sampai dibentak-bentak ketika turun ke lapangan," ungkapnya. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help