WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Jelang Puasa TPU Karet Bivak Ramai Dikunjungi Peziarah

sejumlah TPU seperti halnya TPU Karet Bivak mulai didatangi oleh peziarah dari beberapa wilayah di Jakarta, Sabtu (20/5/2017).

Jelang Puasa TPU Karet Bivak Ramai Dikunjungi Peziarah
Joko Supriyanto
Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, KARET -- Jelang ramadan yang tinggal hitungan hari lagi, sejumlah TPU seperti halnya TPU Karet Bivak mulai didatangi oleh peziarah dari beberapa wilayah di Jakarta, Sabtu (20/5/2017).

Ziarah ke TPU merupakan tradisi yang biasa dilakukan sebagian masyarakat jelang bulan Ramadan.

Para peziarah ini datang ke TPU untuk memberikan doa bagi sanak saudara yang telah meninggal lebih dulu. Para peziarah yang datang adalah warga yang mendiang sanak saudara dimakamkan di TPU tersebut.

Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5).
Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5). (Joko Supriyanto)

Seperti halnya Mufidah (45) salah satu peziarah yang datang ke TPU Karet Bivak, ia menuturkan tradisi seperti ini sudah dilakukan turun temurun sejak dulu.

"Ya berdoa saja, karena kan sudah menjelang bulan ramadhan," katanya saat ditemui di TPU Karet Bivak, Sabtu (20/5/2017).

Wanita asal Magetan, Jawa Timur ini datang bersama sanak keluarganya, baik itu anak dan menantu. Sementara sang suami telah pergi satu tahun yang lalu.

"Ini kami ziarah ke makam suami saya, makannya ini ajak anak-anak sekalian," katanya.

Banyaknya peziarah yang datang berimbas pada banyaknya pedagang bunga maupun makanan yang berjualan di area TPU. Adapun bunga yang dijual adalah bunga yang sudah siap untuk ditabur di atas makam.

Rata-rata pedagang bunga menjual dagangannya itu seharga Rp 10.000 untuk tiga kantong. Selain pedagang, banyaknya peziarah juga berdampak terhadap membludaknya kendaraan yang parkir.

Deretan pedagang bunga di TPU Karet Bivak, Sabtu (20/5).
Deretan pedagang bunga di TPU Karet Bivak, Sabtu (20/5). (Joko Supriyanto)

Tak hanya itu banyaknya para Pengais Rezeki dengan memanfaatkan jasa bersih-bersih makam tak dipersoalkan bagi para peziarah.

Seperti yang dituturkan oleh salah satu peziarah Nasrul Hafid (55), ia mengatakan adanya penyedia jasa justru memberikan keuntungan baginya sehingga ketika melihat kondisi makam yang dipenuhi rumput liar bisa dibersihkan.

"Ngak apa-apa, mereka kan juga mau cari makan, biar sama-sama menguntungkan sajalah," katanya.

Sementara itu harga bunga tabur yang dijual sedikit lebih mahal juga tak mempermasalahkan oleh para pengunjung. Menurutnya harga yang dipatok para pedagang bunga tabur masih bersifat wajar. (M13)

Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5).
Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5). (Joko Supriyanto)
Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5).
Suasana TPU Karet Bivak menjelang bulan puasa, Sabtu (20/5). (Joko Supriyanto)
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help