WartaKota/

Tanaman Serba Raksasa di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor memang istimewa. Di sana para pencinta tanaman dapat menikmati kehadiran berbagai tanaman yang berukuran raksasa.

Tanaman Serba Raksasa di Kebun Raya Bogor
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Jenis bambu raksasa, terbesar di dunia yang memiliki nama latin collomus giganteus ini berasal dari Burma. Namun, bisa dikembangbiakan di Kebun Raya Bogor. 

"Sayangnya anggrek raksasa ini hanya mekar dua tahun sekali," ujar Iteng kepada KompasTravel. Wisatawan dapat melihatnya di sisi jalan Lapangan Astrid, tepat di jajaran pohon depan Masjid KRB.

Anggrek raksasa yang saebenarnya bernama anggrek tebu atau anggrek macan, mekar di Kebun Raya Bogor hanya selama 2 bulan dalam kurun waktu 2 tahun sekali.
Anggrek raksasa yang saebenarnya bernama anggrek tebu atau anggrek macan, mekar di Kebun Raya Bogor hanya selama 2 bulan dalam kurun waktu 2 tahun sekali. (KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

3. Bambu raksasa 

Salah satu koleksi jenis bambu terbesar di dunia juga bisa Anda lihat di KRB. Bambu yang memiliki nama latin collomus giganteus ini berasal dari Burma.

"Sampai saat ini, bambu itu yang merupakan jenis terbesar di dunia. Kalaupun ada bambu yang lebih besar, tapi sampai saat ini yang diakui berdasarkan kajian keilmuan adalah jenis ini," ungkap Iteng.

Bambu ini terletak sangat dekat dengan gerbang dua KRB, juga berdekatan dengan Taman Teijsman.

4. Pohon raksasa terbesar di KRB

Jika Anda ingin melaihat pohon mana yang terbesar di KRB, inilah jawabnnya. Pihak KRB menjulukinya pohon raja, berasal dari jenis polong-polongan.

Pasalnya, meskipun umurnya yang masih muda, namun tingginya sudah mencapai belasan meter, dengan keliling batang lebih dari dua meter.

"Sebenarnya yang lebih besar banyak, tapi ini masih muda dan besar. Apalagi nanti jika usianya sudah tua, makanya jadi pohon terbesar," ujar Iteng.

Jika Anda ingin melihatnya, lokasinya tepat setelah gerbang masuk utama. Berada berhadapan dengan parkiran motor. Saking tingginya, ujung dari pohon ini tak terlihat, karena tertutup daun dan ranting dari pohon di sekitarnya.

Halaman
123
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help