WartaKota/

Tanaman Serba Raksasa di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor memang istimewa. Di sana para pencinta tanaman dapat menikmati kehadiran berbagai tanaman yang berukuran raksasa.

Tanaman Serba Raksasa di Kebun Raya Bogor
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Jenis bambu raksasa, terbesar di dunia yang memiliki nama latin collomus giganteus ini berasal dari Burma. Namun, bisa dikembangbiakan di Kebun Raya Bogor. 

WARTA KOTA, BOGOR-Kebun Raya Bogor (KRB) memang surganya bagi pecinta tanaman-tanaman unik. Salah satu yang harus Anda lihat disini ialah koleksi tanaman-tanaman terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

1. Teratai raksasa

Anda tak perlu datang dan menyeberangi Sungai Amazon yang liar untuk melihat teratai terbesar. Di KRB, teratai terbesar dari Amazon tersebut telah dikembangbiakan sejak ratusan tahun lalu.

Menurut salah satu pemandu wisata di KRB, Iteng, teratai ini memiliki diameter hingga satu setengah meter, dan mampu menopang beban seberat tiga kilogram di KRB. Sedangkan di habitat aslinya, teratai amazonica ini bisa menopang hingga lima kilogram.

Jika Anda ingin melihatnya, datanglah ke KRB dan ikuti rute yang mengarahkan Anda pada Istana Bogor, atau Danau Gunting.

Di ujung danau yang berbentuk seperti gunting inilah, teratai Amazonica tersebut dikembangbiakkan. Anda bisa berfoto di depan barisan teratai tersebut yang juga menghadap ke Istana Bogor. Selain di situ, teratai ini juga ada di danau depan Grand Garden Cafe.

2. Anggrek raksasa

Bunga anggrek, walaupun tanaman ini sudah dijadikan bunga nasional negara Korea Utara, tetapi Indonesia sebagai negara asalnya tetap memiliki jenis yang sangat beragam, dan unik. Salah satunya anggrek raksasa yang berasal dari Pulau Kalimantan dan Papua.

Iteng mengatakan, selain ukurannya yang sangat besar yaitu panjangnya mencapai tiga meter dan lebarnya mencapai satu setengah meter, tanaman ini juga kian langka. Wujud bunga ini memiliki batang beruas, dan menjuntai panjang seperti tebu.

Coraknya yang unik, yaitu hitam dengan totol kuning membuatnya menjadi primadona ketika mekar.

Halaman
123
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help