WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Satpol PP Minta Pedagang Takjil Hanya Gunakan Setengah Meter Trotoar untuk Berjualan

Aparat Satpol PP Jakarta Barat meminta para pedagang tetap menghormati hak pejalan kaki.

Satpol PP Minta Pedagang Takjil Hanya Gunakan Setengah Meter Trotoar untuk Berjualan
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo PS (kiri) 

WARTA KOTA, KEMBANGAN - Pedagang musiman di bulan Ramadan segera memadati Jalanan Jakarta Barat. Aparat Satpol PP Jakarta Barat meminta para pedagang tetap menghormati hak pejalan kaki.

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo MS mengatakan, pedagang takjil memang akan segera berjualan pada bulan Ramadan. Dia mengimbau bahu dan badan jalan tidak digunakan untuk berjualan.

"Biasanya kan satu meter bahu jalan dipakai. Kami minta mereka (pedagang) berjualan setengah meter saja. Jangan sampai menganggu pejalan kaki," kata Tamo saat dihubungi Warta Kota, Jumat (19/5/2017).

Tamo menjelaskan, daerah-daerah yang kerap dipakai pedagang takjil berjualan adalah Jalan Rawabelong, Jalan Panjang, dan Jalan Daan Mogot.

Dia tidak bisa melarang para pedagang takjil berjualan, karena memang tradisi, dan dengan berjualan takjil masyarakat bisa mengais rezeki menjelang Lebaran.

"Setahu saya di depan rumah. Saat ini belum ada pendekatan," ucapnya.

Siagakan Personel

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat akan menyiagakan sejumlah petugas di beberapa titik rawan kemacetan, terutama saat menjelang waktu berbuka puasa.

Kepala Sudinhub Jakarta Barat Anggiat Banjar Nahor mengatakan, pihaknya akan meminta para kasatpel di kecamatan untuk memantau titik yang terjadi kepadatan kendaraan, akibat adanya pedagang yang berjualan makanan untuk berbuka puasa.

"Kami akan siagakan tiga sampai empat petugas di satu lokasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas," ujar Nahor, Kamis (18/5/2017).

Ia menambahkan, setiap kecamatan ada beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan, seperti di Jalan Panjang, Rawabelong, Palmerah, dan beberapa titik lainnya. Nantinya petugas akan bersiaga mulai pukul 16.00 hingga 19.00.

"Setiap kecamatan akan dikerahkan 10 petugas. Nanti akan dibagi beberapa titik tergantung wilayahnya," jelas Anggiat. (*)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help