WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Isak Tangis Kepergian Adam dan Kenangan Tentang Cokelat

Hampir seharian ia menangisi kepergian putranya Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam.

Isak Tangis Kepergian Adam dan Kenangan Tentang Cokelat
Warta Kota/Feryanto Hadi
Makam almarhum taruna Akpol tingkat II Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam di Kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017). 

Cokelat yang tertinggal

Ada cerita mengharukan ketika puluhan sahabat seangkatan Adam di lambaga pendidikan Akpol pada Jumat siang datang ke rumah duka.

Nova, yang kala itu menjamu mereka, di sela perbincangan tiba-tiba meminta kepada salah satu sahabat Adam untuk mengambil cokelat di dalam lemari.

"Dik, tolong ambilkan cokelat di atas lemari. Ya, di atas situ," pinta Nova sembari menunjuk ke arah lemari yang dimaksud.

Seorang taruna kemudian berdiri dan mengambil sebuah bungkusan yang Nova maksud.

Saat itu masih tidak ada yang paham maksud Nova terhadap bungkusan cokelat yang sudah diletakkan di depan Nova oleh seorang taruna.

Semuanya penasaran. Apalagi Nova tak lekas memberikan penjelasan.

"Setiap pulang, Adam selalu membeli beberapa cokelat batang untuk dibawa ke Semarang. Namun ketika pulang terakhir kali beberapa waktu lalu, Adam lupa membawa cokelatnya. Keluarga berencana mengirim cokelat itu bersama baju Adam. Tapi takdirnya sudah begini," kata Nova.

Mendengar penjelasan itu, raut wajah penasaran puluhan rekan Adam sontak berubah menjadi keharuan.

Tidak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help