WartaKota/

Hebat, Penambang Belerang Ijen Menabung Setahun dan Membangun Homestay

Penambang belerang di Kawah Ijen menabung dan mampu membangun homestay yang meningkatkan penghidupannya.

Hebat, Penambang Belerang Ijen Menabung Setahun dan Membangun Homestay
KOMPAS.COM/Ira Rachmawati
Ali (kaos putih) bersama ayahnya di depan homestay miliknya. Mereka adalah keluarga penambanh belerang yang mendirikan homestau untuk wisatawan yang berkunjung ke Gunung Ijen. 

WARTA KOTA, BANYUWANGI-Ali (35) terlihat duduk santai di bangku di depan rumah panggung yang berdiri di tengah kebun kopi.

Tepat di belakang rumah panggung, terlihat rimbunan pohon pinus yang membuat rumah panggung tersebut terlihat asri.

"Setahun saya dan keluarga menabung untuk membangun homestay ini. Karena, kami adalah keluarga penambang mulai dari kakek, bapak, sampai saya dan adik kakak semuanya bekerja menambang belerang di Gunung Ijen jadi dikasih nama Ijen Miner Family Homestay atau homestay keluarga penambang," kata pria yang bernama asli Ahmad Efendi itu.

Kepada Kompas.com, Rabu (17/5/2017), Ali bercerita bahwa ia bekerja sebagai penambang belerang sejak tahun 2003.

Dia memilih bekerja sebagai penambang karena tidak punya keahlian lain.

"Saya SD enggak lulus karena masalah ekonomi akhirnya ya kerja apa saja. 2003 jadi penambang karena jadi penambang tidak butuh ijazah atau keahlian khusus yang penting sehat dan kuat," kata Ali.

Ali yang banyak menghabiskan waktu di sekitaran Gunung Ijen membuatnya sering bergaul dengan wisatawan dan bertemu dengan orang-orang baru.

Dia juga sesekali diminta untuk menjadi guide wisatawan yang ingin mendaki Gunung Ijen yang terkenal dengan Blue Fire-nya itu.

Saat bekerja di Gunung Ijen, ia sempat bertemu dengan seseorang yang menanyakan mengapa dia tidak membuka homestay untuk penginapan wisatawan yang akan naik ke Gunung Ijen.

Apalagi rumah Ali berada di Dusun Kebon Dadap, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, yang terkenal dengan nama Kampung Penambang.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help