WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Hadapi Lebaran, Ini Langkah Pertamina Amankan Pasokan BBM

PT Pertamina melakukan sejumlah persiapan untuk mengamankan pasokan BBM dan LPG selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Hadapi Lebaran, Ini Langkah Pertamina Amankan Pasokan BBM
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PANDEGLANG-PT Pertamina (Persero) melakukan sejumlah persiapan untuk mengamankan pasokan BBM dan LPG selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Area Manager Communication & Relations JBB Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina, Yudy Nugraha, mengatakan, satu di antara persiapan yakni membentuk Satuan Tugas untuk memantau penyaluran pasokan BBM.

Pantauan pasokan BBM di SPBU sepanjang jalur mudik, kata dia, kini dilakukan dengan sistem komputerisasi.

"Jadi sekarang sudah online, di seluruh SPBU bisa dikontrol dengan Sistem Informasi Manajemen Supply & Distribution (SIMSND), jadi tidak ada lagi kekosongan BBM di SPBU tertentu," kata Yudy di Pandeglang, Banten, Jumat (19/5/2017).

Selain itu, Pertamina MOR III, juga akan menambah armada mobil Tanki BBM dan waktu operasionalnya, serta menyediakan BBM dalam kemasan untuk produk Pertamax dan Pertamina Dex.

"Khusus di titik kemacetan tol Cikampek Kanci, kita sediakan motor dan pick up untuk menjual BBM kemasan," ujar dia.

Yudi juga mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan saat menyalurkan BBM, pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk memberlakukan sistem contra flow demi kelancaran distribusi mobil tangki di jalur mudik.

Pertamina MOR III juga menyiapkan 11 Kios Pertamax yang menjual Produk BBM kemasan, di area-area Rest Area dan Checkpoint Polri Non SPBU di sepanjang jalur mudik mulai dari Gudang Beras Jl. Cibitung hingga tol KM 228.

Yudi mengatakan, saat ini ketahanan pasokan Premium di wilayah Jawa Bagian Barat adalah sebanyak 21 hari, Solar 34 hari, dan LPG 4 hari.

Selama periode masa mudik (H-7 sampai H+7) konsumsi rata-rata Premium diperkirakan naik 3% di atas penyaluran normal yaitu sekitar 8.937 Kiloliter/hari, Perta Group naik 15% menjadi 19.953 Kiloliter/hari, Solar diperkirakan turun menjadi 51% atau sekitar 4.314 Kiloliter/hari, sedangkan LPG diperkirakan naik 14% menjadi 6.778 MT/hari. (Acep Nazmudin)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help