WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

AFI Ajak Pebisnis Waralaba Perluas Pasar

Kalau satu koperasi punya satu outlet saja, lalu transaksi per bulan misalnya Rp 500.000, omzetnya bisa Rp 1,5 triliun.

AFI Ajak Pebisnis Waralaba Perluas Pasar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi kegiatan di sebuah waralaba. 

Sementara di Malaysia jumlahnya tidak lebih dari 600.000.

I Wayan menyatakan bahwa banyak potensi waralaba yang bisa dikembangkan.

Dia mencontohkan, omzet dua minimarket asal Indonesia saja tahun laluencapai Rp 219 triliun.

"Sementara jumlah koperasi di Indonesia ada 30.000. Kalau satu koperasi punya satu outlet saja, lalu transaksi per bulan misalnya Rp 500.000, omzetnya bisa Rp 1,5 triliun," bebernya.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Tjahya Widayanti mengatakan bahwa pada 2016 lalu, IFRA mencetak potensi transaksi Rp485 miliar dengan 14 ribu pengunjung.

"Ini artinya potensi untuk menggerakkan ekonomi kita. Satu hal yang belum dilakukan adalah bagaimana membuat waralaba agro khususnya pangan pokok. Jika itu terwujud, tentu tidak akan ada polemik ketiadaan stok bahan pokok di setiap menjelang Hari Raya," ujarnya.

Saat ini, kata dia, pelaku bisnis waralaba juga diminta terlibat untum menjaga stabilisasi harga bahan pangan pokok yaitu dengan cara menjual bahan pokok sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan untuk komoditi gula pasir dan minyak goreng.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, IFRA 2017 yang diselenggarakan bekerjasama dengan Dyandra Promosindo, mendapatkan dukungan dari Kementerian Perdagangan; Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah; Franchising and Licensing Association (FLA) Singapura; Malaysia Franchise Association (MFA); dan Philippines Franchise Association (PFA).

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help