WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

AFI Ajak Pebisnis Waralaba Perluas Pasar

Kalau satu koperasi punya satu outlet saja, lalu transaksi per bulan misalnya Rp 500.000, omzetnya bisa Rp 1,5 triliun.

AFI Ajak Pebisnis Waralaba Perluas Pasar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi kegiatan di sebuah waralaba. 

Kelima, jasa cleaning service dan binatu.

Keenam jasa distribusi baik tradisional maupun lewat aplikasi IT. Ketujuh bidang agro dan pertanian.

Kategori lainnya adalah hiburan, usaha perbengkelan kendaraan bermotor, serta kategori properti seperti rumah penginapan, maupun perhotelan.

"Bidang agro dan pertanian saat ini belum banyak dikembangkan. Padahal peluangnya sangat besar, misalnya pembibitan anggrek, atau usaha sarang burung walet," kata Anang.

Di Indonesia, kini, terdapat sekitar 700 usaha waralaba. Jumlah gerainya nyaris mencapai 25.000 gerai di seluruh Indonesia dengan serapan tenaga kerja mencapai lebih dari 90.000 orang.

Nilai transaksi industri waralaba yang dibukukan pada 2015 mencapai Rp 172 triliun dengan potensi kenaikan mencapai 10-15 persen per tahun.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta mengatakan bahwa waralaba adalah salah satu cara mengangkat atau mempromosikan usaha kecil dan menengah.

"Pegiat usaha yang tertarik mempercepat usahanya salah satunya lewat waralaba, karena punya resiko rendah dan sudah banyak dikenal," ujarnya.

Menurut I Wayan Dipta, jumlah pelaku UKM di Indonesia paling besar di ASEAN, angkanya mencapai sekitar 59 juta dan memberikan kontribusi PDB hingga 59,7 persen.

Data BPS menunjukkan bahwa yang bergerak di bidang non pertanian jumlahnya sekitar 26,7 juta.

Halaman
123
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help