Ratusan Santri Iringi Pemakaman Faisal

"Ada ratusan santri yang mengantar jenasah Faisal ke tempat pemakaman berikut keluarga dan kerabat korban," kata Iwan, Kamis.

Ratusan Santri Iringi Pemakaman Faisal
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sejumlah santri mengikuti pemakamkan jenazah Faisal di TPU Kalimulya Cilodong, Kamis (18/5) sekira pukul 06.30. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Tiga santri Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok korban tergulung ombak di Pantai Cidora, Rabcabuaya, Garut, Selasa (16/5/2017) yang sempat hilang dan berhasil ditemukan telah dimakamkan di TPU di dekat kediamannya masing-masing, Kamis (18/5/2017).

Faisal Ramadhan (16) dimakamkan di TPU Kalimulya, Cilodong, Depok, lalu Khalid Abdulah Hasan (16) dimakamkan di Bekasi dan Rizal Amrullah dimakamkan di Bekasi.

Sekretaris Yayasan Iwan Ruswanda menuturkan jenazah ketiganya sampai di rumah duka masing-masing sekitar Kamis (18/5/2017) dinihari pukul 03.00.

Jenazah Faisal yang rumahnya di Sukmajaya, Depok, disholatkan di masjid di Ponpes Hidayatullah Kamis (18/5) subuh, sebelum dimakamkan di TPU Kalimulya Cilodong sekira pukul 06.30.
Jenazah Faisal yang rumahnya di Sukmajaya, Depok, disholatkan di masjid di Ponpes Hidayatullah Kamis (18/5) subuh, sebelum dimakamkan di TPU Kalimulya Cilodong sekira pukul 06.30. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Untuk jenazah Faisal yang rumahnya di Sukmajaya, Depok, kata Iwan sempat disholatkan di masjid di Ponpes Hidayatullah Kamis subuh, sebelum dimakamkan di TPU Kalimulya Cilodong sekira pukul 06.30.

"Ada ratusan santri yang mengantar jenazah Faisal ke tempat pemakaman berikut keluarga dan kerabat korban," kata Iwan, Kamis.

Menurutnya pemakaman berlangsung penuh haru karena semua santri merasa kehilangan sosok Faisal yang baik dan penurut.

Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat keharuan makin menjadi dan ibu Faisal tampak histeris.

"Faisal ini santri yang patuh dan penurut. Dia tidak pernah membangkang. Waktunya selama mondok lebih banyak dihabiskan di masjid," kata Iwan mengenang sosok Faisal.

Karena itulah kata dia banyak santri yang sangat kehilangan sosok Faisal.

"Keluarga juga mengakui kalau Faisal tidak banyak menuntut. Ibunda Faisal tampak terpukul sekali walau tetap ikhlas," katanya.

Ia mengatakan selain para santri, keluarga dan kerabat, pemakaman Faisal juga dihadiri para ustadz, termasuk pengurus Ponpes Hidayatullah.

Pihak pesantren mengurus proses pengantaran, pemandian, penyalatan, hingga pemakaman Faisal.

Abdurakhman, ayah Faisal mengaku ikhlas dengan tragedi ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar Ponpes Hidayatullah yang membantu seluruh proses pemakaman Faisal.

"Keluarga ikhlas dengan ujian ini" katanya terbata-bata.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved