Fortune Indonesia Raup Pendapatan Rp354 Miliar Lebih

“Banyak klien yang tadinya mau iklan dengan budget besar lewat media konvensional jadi beralih ke digital. Digital campaign menjadi favorite.."

Fortune Indonesia Raup Pendapatan Rp354 Miliar Lebih
Warta Kota/Ichwan Chasani
Dari kiri ke kanan, Yazirwan Uyun (Komisaris Independen), John G Sebayang (Direktur Independen), MD Menuk Sudaryanti (Direktur), Indira Ratna Dewi Abidin (Direktur), Aris Boediharjo (Direktur Utama) menunjukkan buku laporan tahunan 2016 Fortune Indonesia, di Gedung Galaktika, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (17/5). 

WARTA KOTA, RAGUNAN -- PT Fortune Indonesia Tbk (IDX: FORU) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp354,2 miliar selama tahun 2016.

Segmen jasa periklanan masih menjadi kontributor utama dengan mencatatkan pendapatan usaha Rp327,23 miliar atau setara dengan 92,39 persen dari total pendapatan usaha.

Meskipun demikian, total pendapatan segmen jasa periklanan ini terkoreksi sebesar Rp19,73 persen dari semula Rp407,64 miliar di tahun 2015.

Sementara segmen public relation (PR)/Jasa Kehumasan membukukan pertumbuhan 11,11 persen dengan pencapaian pendapatan usaha Rp26,97 miliar.

Dalam segmen periklanan itu, belanja iklan televisi masih mendominasi dengan pencapaian pendapatan usaha sebesar Rp159,12 miliar atau turun 34,25 persen dari Rp242,03 miliar di tahun 2015.

Posisi kedua diisi belanja iklan media cetak dengan pendapatan sebesar Rp49,82 miliar atau menurun sebesar 6,07 persen dari angka pencapaian Rp53,04 miliar di tahun 2015.

Sementara posisi ketiga terbesar adalah belanja iklan media digital dengan peningkatan pendapatan 32,90 persen dari Rp15,82 miliar di tahun 2015 menjadi Rp21,02 miliar di tahun 2017.

“Banyak klien yang tadinya mau iklan dengan budget besar lewat media konvensional jadi beralih ke digital. Digital campaign menjadi favorite. Bukan hanya digital campaign, aktifasi yang bertemu langsung dengan masyarakat juga tinggi sekali,” ungkap Direktur Fortune Indonesa, Indira Ratna Dewi Abidin saat public expose di Gedung Galaktika, jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (17/5).

Selain belanja iklan media digital yang tumbuh positif, jasa desain grafis dan pameran juga melonjak signifikan yaitu tumbuh 174,36 persen, dari Rp6,175 miliar di tahun 2015 menjadi Rp16,941 miliar.

Sementara jasa produksi iklan turun 14,20 persen dari Rp84,099 miliar menjadi Rp72,157 miliar.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved