WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Antasari Yakin Dalam Dua Pekan Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Ia menganggap, cukup tim dari kepolisian saja yang dibentuk secara khusus untuk mencari pelakunya.

Antasari Yakin Dalam Dua Pekan Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Novel Baswedan
Tribun Bogor
Antasari Azhar saat meninggalkan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yakin pelakunya penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan akan tertangkap tak lama lagi.

Seperti dilansir Kompas.com, Antasari mengatakan bahwa polisi sudah berupaya maksimal dalam mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.

"Dalam dua minggu ini saya yakin polisi akan ketemu orangnya," ujar Antasari saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/5/2017).

Jika tidak ketemu juga setelah itu, maka Antasari mendesak dibentuknya tim pencari fakta.

Namun, menurut dia, tim tersebut tidak perlu melibatkan pihak luar.

Ia menganggap, cukup tim dari kepolisian saja yang dibentuk secara khusus untuk mencari pelakunya.

"Buat apa libatkan pihak luar, menambah anggaran segala macam, administrasi, materi," kata Antasari.

"Polisi sudah cukup orangnya, sehingga didodorong kerja maksimal," lanjut dia.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang yang dicurigai sebagai pelaku penyiraman.

Saat diperiksa, dua orang terkonfirmasi tidak berada di lokasi saat penyiraman terjadi.

Kemudian, polisi menangkap AL, yang diketahui identitasnya dari foto yang diserahkan Novel ke polisi.

Namun, ternyata AL punya alibi saat kejadian berlangsung.

Novel Baswedan diserang dengan air keras jenis asam sulfat usai menunaikan shalat subuh di Masjid Jami Al-Ihsan di dekat rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa (11/4/2017).

Keterangan yang didapat saat ini hanya ciri fisik yang dikenali oleh Novel dan saksi, yaitu dua orang berboncengan naik sepeda motor mengenakan jaket hitam dan helm.(Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help