WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pelaku Curnamor Babak Belur Diamuk Massa karena Kepergok dan Diteriaki Maling

Keduanya merasa ketagihan mencuri sepeda motor di Jakarta dan berangkat lagi ke Jakarta, seperti biasa Evan bertemu di tempat EN.

Pelaku Curnamor Babak Belur Diamuk Massa karena Kepergok dan Diteriaki Maling
Warta Kota/Bintang Pradewo
Pelaku curanmor yang diamuk massa. 

WARTA KOTA, TANJUNG DUREN -- Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor babak belur saat kepergok sedang melakukan aksinya di Jalan Latumenten II, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada senin (15/5) sekira pukul 02.00 WIB. Karena korban yang mengetahui gerak-gerik korban langsung berteriak maling-maling.

Satu pelaku yang berhasil ditangkap polisi yaitu Evan (37). Sedangkan satu rekannya yang masih DPO berinisial EN berhasil kabur.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Zaky Nasution menjelaskan, keduanya datang ke Jakarta dengan berboncengan sepeda motor. Sebelum berangkat ke Jakarta, pelaku Evan yang tinggal didaerah Pandeglang Banten menghampiri pelaku EN (DPO) dirumahnya yang berada di Gunung Putrid sekira pukul 23.00 wib. Evan kemudian mengajak EN untuk melakukan pencurian motor didaerah Jakarta.

"Dengan bermodal kunci Letter T milik EN, keduanya berangkat menuju Jakarta menggunakan motor Honda Beat warna Hitam milik EN," kata Zaky, Rabu (17/5).

Setelah muter-muter, kedua pelaku sampai di wilayah Jln. Jelambar Barat III-F No. 15 Kel. Jelambar Baru Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat sekira pukul 03.30 wib. Di tempat tersebut pelaku melihat sepeda motor milik Leo (39) terparkir didepan rumah. Untuk memastikan kondisi aman, kedua pelaku terlebih dulu memutari rumah korban.

"Begitu situasi gang rumah korban dalam keadaan sepi pelaku Evan turun dan mengambil sepeda motor tersebut. Sedangkan pelaku EN menunggu dimotornya,"tambahnya.

Dari saku celananya, pelaku Evan mengeluarkan kunci Letter T dan merusak kunci kontak sepeda motor. Tak butuh waktu lama, mesin motor sudah menyala. Kemudian keduanya langsung kabur kedaerah Pandeglang Banten. Sesampainya di Pandeglang, oleh pelaku EN sepeda motor dijual dengan harga Rp 1,9 juta.

"Hasil penjualan sepeda motor tersebut kemudian dibagi dua. Pelaku Evan Rp 1 juta sedangkan EN Rp 900 ribu," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit reskrim AKP Rensa Sastika Aktadivia menyebutkan, aksi pelaku tak hanya sampai di situ.

Keduanya merasa ketagihan mencuri sepeda motor di Jakarta.

Halaman
12
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help