Warga Berharap Angkutan Umum Diwajibkan Ikut Uji Emisi

Sejumlah kendaraan dinas dan operasional Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, ikut melakukan uji emisi.

Warga Berharap Angkutan Umum Diwajibkan Ikut Uji Emisi
WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi. 

WARTA KOTA, KEMBANGAN - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi.

Sejumlah kendaraan dinas dan operasional Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, ikut melakukan uji emisi.

Uji emisi itu akan digelar selama tiga hari di tiga lokasi. Pertama hari ini di Jalan Puri Elok, Rabu (17/5/2017 ) di Jalan Aranda depan Mall Taman Anggrek, dan Kamis (18/5/2017) di Jalan Kali Besar Barat.

Sejumlah kendaraan, baik pribadi, kendaraan Dinas Pemkot Jakarta Barat, dan angkutan barang, antre melakukan uji emisi.

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi.
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi. (WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO)

Sejumlah petugas dari Sudin Perhubungan Jakarta Barat dan Kepolisian mengatur kendaraan. Hingga saat ini sudah 45 kendaraan berbahan bakar bensin maupun diesel, yang melakukan uji emisi.

Maringka (68), salah satu pemilik Toyota Avanza, menyambut baik kegiatan ini. Sebab, dengan melakukan pengujian ini, ia bisa mengetahui kondisi kendaraannya. Terlebih kegiatan ini tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kegiatan ini sangat positif, dan kalau kita ke bengkel untuk uji emisi bayar Rp 50 ribu. Kalau bisa uji emisi ini dilakukan kepada angkutan umum seperti angkot, kopaja, dan sebagainya," ujarnya.

Sementara, Sekretaris Kota Jakarta Barat Asril Marzuki mengatakan, uji emisi ini sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Pihaknya juga mewajibkan kendaraan dinas dan operasional milik Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) untuk melakukan uji emisi, serta menjadi contoh untuk masyarakat untuk peduli dengan pencemaran udara.

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi.
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar uji emisi terhadap puluhan kendaraan di Jalan Puri Elok, Kembangan, tepatnya di depan Gedung CNI, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2017) pagi. (WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO)

"Semua kendaraan dinas, operasional wajib ikut uji emisi. Dan jika ada yang tidak lolos, tidak boleh masuk ke dalam lingkungan Pemkot Jakarta Barat," tutur Asril.

Dia mengharapkan, kegiatan ini membuat masyarakat semakin sadar pentingnya merawat kendaraan, karena masyarakat juga ikut bertanggung jawab atas pencemaran lingkungan.

"Kendaraan yang lolos uji emisi akan diberikan stiker 'lulus uji emisi', sedangkan kendaraan yang tidak lolos diminta segera memperbaiki," jelasnya. (*)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help