WartaKota/

Pesan Obat di Halodoc, Hanya Butuh Waktu 30 Detik

Perusahaan layanan kesehatan digital, Halodoc, meluncurkan aplikasi versi terbaru yang mengintegrasikan layanan apotik antar (pharmacy delivery)

Pesan Obat di Halodoc, Hanya Butuh Waktu 30 Detik
Acep Nazmudin
Ceo dan Founder Halodoc, Jonathan Sudharta (tengah) saat peluncuran Halodoc 2.0 di The Hook Cafe, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Perusahaan layanan kesehatan digital, Halodoc, meluncurkan aplikasi versi terbaru yang mengintegrasikan layanan apotik antar (pharmacy delivery) dan hubungi dokter (contact doctor) Selasa (16/5/2017).

Dengan integrasi layanan ini, kini pengguna bisa mendapat akses kesehatan melalui cara cukup mudah dan simpel.

CEO dan Founder Halodoc, Jonathan Sudharta mengatakan, perbedaan mendasar antara Helodoc versi pertama dengan Helodoc 2.0 adalah dari kecepatan proses pemesanan obat maksimal 30 detik.

"Dulu layanan apotik antar Halodoc kalau pesan obat-obatan butuh waktu sampai 40 menit, dari mulai pesan hingga penawaran, sekarang kita pangkas maksimal 30 detik," kata Jonathan di The Hook Cafe, Kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2017).

Sementara untuk pengantaran obat ke rumah pemesan, waktu yang diperlukan ditentukan berdasarkan lokasi apotik, dengan maksimal jarak 25 KM dari lokasi pemesan.

Jonathan menambahkan, pembaharuan Halodoc ke versi terbaru ini juga berpengaruh terhadap engine aplikasi, diklaim, performanya meningkat 250 persen dari versi lama.

Halodoc pertama kali diluncurkan ke publik pada April 2016 silam.

Sebagai Founder, Jonathan menghadirkan aplikasi ini dengan tujuan mempermudah masyarakat membeli kebutuhan medis di berbagai apotek terpercaya tanpa keluar rumah atau kantor.

"Halodoc hadir untuk menyederhanakan akses kesehatan, siapa dan dimanapun mereka bisa dengan mudah berhubungan dengan dokter atau membeli kebutuhan medis melalui smartphone," kata dia.

Integrasi layanan hubungi dokter dan apotik antar di aplikasi Halodoc 2.0, menurut Jonathan, akan semakin memudahkan pengguna.

"Saat ini sudah ada 19 ribu dokter yang bisa diajak berdiskusi oleh pengguna, sementara untuk pharmacy delivery sudah ada 1.000 apotek di berbagai wilayah di Indonesia yang bergabung dengan Halodoc," jelas dia.

Untuk menggunakan kedua fitur tersebut cukup mudah, pengguna hanya harus menggunakan aplikasi Go-Jek yang terintegrasi dengan aplikasi Halodoc melalui layanan Go-Med.

"Untuk layanan contact doctor, pengguna bisa berdiskusi dengan dokter dari berbagai spesialisasi, mulai dari dokter ini, dokter anak maupun dokter jantung melalui sarana chat, voice call maupun video call," kata Jonathan. (Acep Nazmudin)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help