WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Program Anies dan Sandi Baru akan Masuk di APBD 2018

Tugasnya antara lain untuk menerjemahkan secara teknis sejumlah 23 program yang dijanjikan dalam kampanye.

Program Anies dan Sandi Baru akan Masuk di APBD 2018
Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi. Jakarta Creative Hub 
WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah memastikan program Gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022 masuk dalam tahun anggaran 2018. ‎
Program dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 yang berakhir pada akhir Mei ini.‎
Saefullah mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2018 saat ini masih dalam pembahasan RKPD yang akan dijadikan Kebijakan Umum Anggaran dan Plapon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) setelah ditetapkan pada Minggu ke 4 Mei ini.‎
"RKPD kita masih sangat terbuka dan masih bisa dibicarakan sepanjang menyangkut visi-misi Gubernur terpilih," kata Saefullah dalam pengarahan RPKPD di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/5/2017).‎
Saefullah menjelaskan, program kerja 2018 merupakan tahun pertama dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur terpilih 2017-2022.‎
Untuk itu, pondasi RKPD 2018 harus betul-betul kuat mengakomodir visi-misi serta program kerja Gubernur terpilih.‎
RKPD yang ada saat ini, kata Saefullah, garis besarnya adalah pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), perluasan kesempatan kerja dan usaha melalui ekonomi Jakarta Kreatif Hub.
Kemudian, ada pariwisata, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, peningkatan kebersihan, penanganan sampah melalui tekhnologi ITF, program penanggulangan banjir NCICD, pemeliharaan saluran melalui pasukan Orange, penanganan kemacetan melalui Mass Rapid Transit (mRT) fase I, LRT, ERP, pedestrian, dan simpang susun tak sebidang.‎
"Kita sudah buka kanal (RKPD.Jakarta.Go.ID) dan nanti program kerja breakdown dari visi misi. Perangkat daerah harus cermati Gubernur terpilih yang sudah terpublish di mana-mana," ungkap Saefullah.‎
Di depan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik yang hadir bersama sejumlah anggota DPRD, Saefullah meminta asisten pemerintahan membahas program unggulan dengan mengacu visi-misi gubernur terpilih, maju kotanya bahagia warganya. ‎
"Membangun lingkungan kota Jakarta yang berkelanjutan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan dan sosial, membangun kesejahteraan sosial, serta menciptakan lapangan kerja," ujar Saefullah.‎
Sementara itu, Tim sinkronisasi gubernur terpilih telah dipublikasikan oleh Anies-Sandi di rumah partisipasi Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat.
Ketuanya adalah Sudirman Said dengan 7 anggotanya.‎
Anies mengatakan, tim sinkronisasi berperan menerjemahkan secara teknis sejumlah 23 program yang dijanjikan dalam kampanye dan akan dijalankan pada lima tahun kedepan. ‎
Mereka nantinya akan berkomunikasi dengan berbagai pihak agar 23 program sinkron dengan rencana pemerintah yang ada. ‎
Sudirman menyebutkan tim sinkronisasi hanya bekerja hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Oktober mendatang.‎
Ketua Tim Sinkronisasi, Sudirman Said menyatakan, akan segera bertemu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar pada anggaran perubahan 2017 yang dijalankan Anies-Sandi dalam tiga bulan terakhir dapat menampung program Anies-Sandi.
Dia meminta agar TAPD dan PLT Gubernur DKI dapat bekerjasama dan untuk Anies-Sandi segera menemui PLT.‎
Selain itu, Sudirman juga sedang mencari cara agar program Anies-Sandi masuk dalam RKPD 2018.
Dia optimis, program Anies-Sandi dapat masuk lantaran waktu pengesahan anggaran 2018 umumnya diputuskan pada akhir tahun.‎
"Ya kalau memang harus di RKPD kan masih ada waktu dua minggu. Tapi kami punya teman di DPRD yang berhak memutuskan anggaran pada akhir tahun nanti. Jadi bisa lah untuk memasukan program prioritas seperti OK Oce dan DP O Rupiah," ungkap Sudirman.‎
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help