WartaKota/

Harganya Dibandrol Cuma Rp22 Ribu tapi Giv Liquid Soap Tumbuh di Atas Market

Saat ini di kalangan pelanggan sabun Giv sudah mulai ada switching (peralihan) dari konsumen sabun batangan menjadi konsumen sabun cair

Harganya Dibandrol Cuma Rp22 Ribu tapi Giv Liquid Soap Tumbuh di Atas Market
Warta Kota/Ichwan Chasani
Product Manager Giv Body Wash, Stella Eidelina (pegang microphone--red), memberikan keterangan kepada media terkait kegiatan Giv “Speak Your Mind!” campus to campus di kawasan SCBD, Jakarta, Senin (15/5). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Giv Body Wash, sabun cair perawatan kulit produksi Wings Care, mengalami pertumbuhan penjualan di atas pertumbuhan pasar sabun cair di Indonesia 2016-2017.

Dalam lima tahun mendatang, kontribusi penjualan sabun cair Giv diharapkan mampu mencapai 40 persen dari total penjualan produk sabun Giv.

Product Manager Giv Body Wash, Stella Eidelina mengatakan bahwa nilai pertumbuhan pasar sabun cair di Indonesia dari 2016—2017 naik sebesar 9,3 persen, namun secara internal penjualan Giv Body Wash sebagai produk sabun cair dari Giv, tumbuh di atas pertumbuhan market.

“Di internal kami, Giv Body Wash pertumbuhan marketnya double digit. Ada lebih dari 30 persen pertumbuhan per tahun,” ungkap Stella Eidelina saat jumpa pers roadshow Giv “Speak Your Mind!” di SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (15/5).

Menurut Stella, saat ini di kalangan pelanggan sabun Giv sudah mulai ada switching (peralihan) dari konsumen sabun batangan menjadi konsumen sabun cair, karena sabun cair itu lebih praktis. Produk sabun batangan dari Giv di pasaran dijual antara Rp2.000-an hingga Rp3.000-an. Sedangkan produk sabun cair Giv seharga antara Rp15.000 hingga Rp22.000.

Stella menambahkan, saat ini perbandingan market bar soap (sabun batangan—red) dengan liquid soap (sabun cair—red) di Indonesia sekitar 70:30. Meskipun volume penjualannya masih rendah, namun tiap tahun pertumbuhan penjualan sabun cair lebih besar dibanding sabun batangan. “Bar soap lebih stagnan dari sisi pertumbuhan bisnis. Liquid soap peluangnya lebih besar,” imbuhnya.

Di internal Giv sendiri, kata Stella, kontribusi produk sabun batangan masih lebih dominan. Perbandingannya sekitar 85 persen produk sabun batangan dan 15 persen produk sabun cair. “Proyeksi kami, dalam lima tahun mendatang sejak tahun ini, komposisinya bisa bergeser menjadi 60:40,” kata Stella.

Sabun cair Giv sendiri mulai diproduksi sejak 2013 lalu dengan material yang mengandung shea butter, vitamin E, dan fine fragrance yang dapat merawat kulit daerah tropis. Demi terus mendongkrak penjualan sabun cair, Giv mulai serius menggarap pasar generasi milenial, yaitu mereka yang saat ini masih berusia antara 17—21 tahun dan mereka yang berusia 22—37 tahun.

Setelah mensponsori Jakarta Fashion Week 2016 lalu, Giv juga akan menggelar roadshow Giv “Speak Your Mind!” campus to campus ke 8 universitas di 5 kota. Kegiatan itu digelar untuk mencari anak muda bertalenta di bidang public speaking, khususnya mereka yang ingin mewujudkan mimpi menjadi calon presenter masa depan.

Giv “Speak Your Mind!” campus to campus itu akan diselenggarakan Mei—Oktober 2017 di Atma Jaya Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara Tangerang, Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Sumatera Utara Medan.

Kegiatan itu meliputi public speaking workshop, interview tips class, fragrance workshop, anchor hunt (pencarian presenter berita televise), dan gimmick-gimmick menarik lainnya. (chi)

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help