WartaKota/

Gubernur Banten Bicara Soal Program Pembangunan Usai Pelantikan

Usai pelantikan, Gubernur Banten Wahidin Halim mulai berbicara soal program pembangunan guna memajukan Provinsi Banten.

Gubernur Banten Bicara Soal Program Pembangunan Usai Pelantikan
Gubernur Banten Wahidin Halim seusai dilantik di Istana Negara menjelaskan kepada wartawan program kerjanya dalam waktu dekat. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Gubernur Banten periode 2017 - 2022, Wahidin Halim baru saja dilantik di Istana Negara pada Jumat (12/5/2017).

Usai pelantikan, mantan Wali Kota Tangerang ini mulai berbicara soal program pembangunan guna memajukan Provinsi Banten.

Lelaki yang akrab disapa WH itu meminta waktu untuk merealisasikan program - program yang dijanjikannya saat kampanye kemarin.

Menurutnya dirinya butuh waktu selama dua tahun terkait melancarkan programnya tersebut.

"APBD 2017 sudah disahkan, paling kita mulai tahun 2018. Kita harus lihat juga apa program itu sudah dianggarkan apa tidak di APBD. Mulai Senin saya bekerja, saya akan segera lakukan konsolidasi dan perhatikan anggaran untuk mendesain sesuai janjin kampanye," ujar Wahidin Halim saat ditemui di kediamannya, Pinang, Kota Tangerang.

Ia mengungkapkan dari hasil surveinya, banyak Jalan Provinsi di Banten yang rusak. Pihaknya sudah merencanakan RPJMD untuk membenahi jalan provinsi tersebut.

"Nanti saya bagusin, tidak ada alasan jalan provinsi jelek. Tapi tidak bisa langsung selesai, saya butuh waktu satu dua tahun," ucapnya.

Terkait pendidikan gratis di Banten, dirinya juga akan menyiapkan konsep anggaran untuk menghitung berapa banyak sekolah yang harus digratiskan.

Hal ini sekaligus menjawab ketidak jelasan aturan terkait SMA/SMK yang diambil alih Provinsi pada tahun 2017.

"Besok saya jelaskan langkah-langkah apa terkait kebijakan ini. Sebelumnya aturan ini ada karena SMA/SMK kurang perhatian. Nanti lihat anggaran apa kah digratiskan atau tidak, honor gurunya dibayar atau tidak. Kita juga akan kumpulkan kepala sekolah membahas hal ini," kata WH.

Wahidin menambahkan dirinya juga akan segera bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan antara DKI dengan Banten. Seperti permasalahab kemacetan dan banjir.

"DKI tidak bisa lepas dengan Banten. Kita berharap APBD Jakarta menganggarkan untuk masalah banjir dan transportasi. Kita sudah buat rancangan dan desain, tapi belum bisa saya publish," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help