Bocah Isi Bensin Pakai Jeriken Sambil Menyalakan Motor, Satu Mesin Pompa SPBU di Bekasi Terbakar

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seorang bocah bernama Rendy (13) mengalami luka bakar di bagian tubuh.

Bocah Isi Bensin Pakai Jeriken Sambil Menyalakan Motor, Satu Mesin Pompa SPBU di Bekasi Terbakar
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Sebuah mesin pompa SPBU di Jalan Raya Sukatani, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, terbakar pada Senin (8/5/2017) pukul 05.30. 

WARTA KOTA, BEKASI - Sebuah mesin pompa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34-17532 di Jalan Raya Sukatani, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, terbakar pada Senin (8/5/2017) pukul 05.30.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seorang bocah bernama Rendy (13) mengalami luka bakar di bagian tubuh.

"Besaran luka bakarnya kurang lebih 10 persen. Korban mengalami luka di bagian paha kanan dan kiri, serta punggungnya," ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra.

Baca: Angkot Terbakar di SPBU Limo Depok Saat Hendak Isi Bensin Bikin Geger Warga

Asep mengatakan, kebakaran dipicu oleh kelalaian Rendy dan operator SPBU berinisial AA. Rendy mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menggunakan jeriken. Apalagi, saat itu mesin sepeda motor Suzuki Smash B 6989 FA yang dinaiki Rendy seorang diri, dalam keadaan hidup.

"Sesuai peraturan, tidak diperbolehkan mengisi BBM menggunakan jeriken dan mesin kendaraan dalam keadaan hidup," jelas Asep.

Saat mengisi BBM, kata Asep, tiba-tiba bensin menetes ke tanah. Seketika, lidah api muncul lalu menyambar Rendy dan AA serta mesin SPBU. Asep menduga, lidah api itu muncul dari busi (pencetus api untuk meletupkan gas) sepeda motor korban, hingga menyeruak di lokasi kejadian.

Sebuah mesin pompa SPBU di Jalan Raya Sukatani, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, terbakar pada Senin (8/5/2017) pukul 05.30.
Sebuah mesin pompa SPBU di Jalan Raya Sukatani, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, terbakar pada Senin (8/5/2017) pukul 05.30. (WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI)

Saat api mulai membesar, Rendy dan AA langsung menyelamatkan diri. Warga setempat lalu berupaya membantu petugas untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya, dan alat pemadam api ringan (APAR).

Api akhirnya berhasil dikuasai 30 menit kemudian, saat petugas mengerahkan dua unit alat pemadam kebakaran.

"Hanya Rendy yang mengalami luka bakar, sedangkan operatornya berinisial AA tidak luka. Saat ini AA sedang diperiksa penyidik. Kondisi korban tersadar dan telah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat," tambahnya.

Baca: Bum! Naik Sepeda Bawa Jeriken Bensin Sambil Merokok

Meski dianggap lalai, polisi belum menetapkan AA sebagai tersangka. Polisi masih menggali keterangan dan alasan keduanya mengisi bensin menggunakan jeriken.

"Status operator masih sebagai saksi karena harus diperiksa dulu," ucapnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito menambahkan, pihaknya telah meminta petugas Laboratorium Forensik Mabes Polri mengidentifikasi lokasi kejadian.

Rizal memastikan, kobaran api itu tidak merembet ke mesin yang lain dan penampungan BBM di SPBU, yang bisa mengakibatkan ledakan di lokasi kejadian.

"Hanya satu mesin yang terbakar, mesin yang lain tidak, karena petugas langsung melakukan penanganan dengan memadamkan api," jelasnya.

Rizal mengimbau masyarakat, khususnya operator SPBU, tidak melayani konsumen yang mengisi BBM menggunakan jeriken atau drum. Selain itu, saat mengisi BBM ke kendaraan konsumen, sebaiknya mesin dalam keadaan mati. Sebab, bila dibiarkan sangat berbahaya dan bisa terulang insiden serupa.

Sampai saat ini, kata Rizal, operasional SPBU terpaksa dihentikan sementara sampai waktu yang belum bisa ditentukan, agar penyidik leluasa melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran itu. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved