WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Warga Keluhkan Kemacetan Pada Uji Coba Transjakarta Blok M-Ciledug

Warga mengeluhkan uji coba bus Transjakarta koridor Blok M-Ciledug yang menambah kemacetan lalu lintas di kawasan itu.

Warga Keluhkan Kemacetan Pada Uji Coba Transjakarta Blok M-Ciledug
Uji coba bus Transjakarta dikeluhkan warga karena menambah macet kawasan Ciledug dan sekitarnya. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Uji coba pengoperasian bus Transjakarta koridor 13 rute Blok M - Cipulir - Ciledug sudah dimulai pada akhir pekan ini.

Meski uji coba dilakukan pada akhir pekan dengan volume kendaraan tidak terlalu ramai, namun di sejumlah titik di Jalan HOS Cokroaminto, Ciledug, Tangerang kemacetan tidak dapat terhindarkan.

Kemacetan terjadi di jalur reguler terutama menjelang jalur ke luar yang akan menuju ke Halte Adam Malik, halte terakhir di Ciledug.

Hal itu karena bus Transjakata bertemu dengan kendaraan lain dari jalur reguler.

Selanjutnya, jalur menyempit karena jalanan hanya dapat dilalui satu bus saja. Sejumlah bus Transjakarta dengan rute Tegal Parang - Ciledug tertera pada bagian atas depan bus secara satu per satu ke luar dari jalur jalan layang.

Mereka memasuki jalur reguler bertemu dengan kendaraan lainnya. Saat satu per satu bus turun, antrean kendaraan mengular sekitar 500 meter dari pintu keluar itu hingga pertigaan pintu ke luar Tol Serpong - Ciledug.

Sekitar 200 meter dari pintu jalan layang, kemacetan parah terjadi karena jalur menyempit dan hanya cukup untuk bus saja. Jalur ini terjadi setelah Gedung HKBP, Pertukangan, Jakarta Selatan.

Mobil dan sepeda motor mengalah karena bus Transjakarta harus melewati jalur ini. Kemudian kemacetan panjang terjadi di kawasan Halte Adam Malik.

Bus terus melaju hingga depan pusat perbelanjaan Giant, Kreo dan pertigaan Cipadu, Kreo. Bus besar ini masih harus melintasi Jalan HOS Cokroaminoto hingga memasuki kawasan Puri Beta 2.

Sebelum tiba di Puri Beta 2, kemacetan kembali terjadi di Larangan, Tangerang hingga menjelang pertigaan Jalan Inpres.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help