WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ketua KPU DKI Sepakat Pilkada Dua Putaran Dihapus

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno sepakat jika ada yang ingin mengkaji ulang aturan dua putaran di Pilkada di DKI Jakarta.

Ketua KPU DKI Sepakat Pilkada Dua Putaran Dihapus
WARTA KOTA/Faizal Rapsanjani
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di kantornya, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017). 

WARTA KOTA, SALEMBA - Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno sepakat jika ada yang ingin mengkaji ulang aturan dua putaran di Pilkada di DKI Jakarta.

Otonomi khusus yang diberikan kepada DKI Jakarta mengenai pasangan calon harus menang 50 persen plus satu suara, dirasa masih bisa diubah.

"Saya sepakat kalau memang harus diubah. Jadi, samakan saja dengan daerah lainnya yang satu putaran cukup," ujarnya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Bukan tanpa alasan, Sumarno yang sudah menjadi Ketua KPU DKI selama dua periode dan dua pilkada, merasa perubahan itu harus dilakukan di masa mendatang.

Sebab, kata dia, adanya aturan itu mengharuskan hanya ada dua pasangan calon yang berimbas kepada terjadinya jarak di antara warga Jakarta.

"Dulu zaman 2012 sama seperti ini, ada jarak. Sekarang ada juga, karena memang hanya dua pasangan A atau B saja. Jadi masyarakat juga terbelah," tuturnya.

Selain itu, dengan adanya dua putaran, banyak waktu, tenaga, pikiran, dan dana besar yang dihabiskan, baik bagi penyelenggara maupun pasangan calon atau masyarakat.

"Sehingga, saya rasa ini perlu diefisiensikan dan saya harap ini bisa masuk di RUU Pemilu besok," harap Sumarno. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help