Home »

News

» Jakarta

Pengunjung Kerap Mengamuk, Loket Keluhan Dibuat di Kantor BPN Jakbar

Loket dibuat untuk memberi pelayanan informasi ke masyarakat. Agar yang punya keluhan dan pertanyaan terkait pelayanan tak mengamuk.

Pengunjung Kerap Mengamuk, Loket Keluhan Dibuat di Kantor BPN Jakbar
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dadang Suhendi, menunjukkan loket keluhan yang baru dibuat di kantornya, Jumat (5/5/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, KEMBANGAN -- Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat membuat dua loket keluhan untuk masyarakat.

Loket dibuat untuk memberi pelayanan informasi ke masyarakat. Agar yang punya keluhan dan pertanyaan terkait pelayanan tak mengamuk.

Masyarakat yang kerap mengamuk adalah mereka yang sedang mempertanyakan sejauh mana pengurusan surat-surat tanahnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dadang Suhendi, menunjukkan loket keluhan yang baru dibuat di kantornya, Jumat (5/5/2017).
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dadang Suhendi, menunjukkan loket keluhan yang baru dibuat di kantornya, Jumat (5/5/2017). (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Mulai dari urusan pendaftaran pertama kali tanah milik adat, balik nama, pengukuran, pemecahan surat tanah permohonan hak dari tanah negara, dan hak tanggungan.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dadang Suhendi, mengatakan, tadinya masyarakat kerap mengamuk akibat kesulitan mendapat informasi terkait sejauh mana pengurusan surat-surat tanah mereka.

Alasannya mengamuknya bermacam-macam. Salah satunya lambannya pelayanan dan tak ada ruang tunggu.

"Tadinya loket untuk pelayanan informasi keluhan ini tak ada," kata Dadang yang baru 2 bulan menjabat Kepala Kantor Pertanahan Administrasi Jakbar kepada Wartakotalive.com di kantornya di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2017).

Sebelumnya masyarakat yang hendak menanyakan informasi dibiarkan tercecer di lobi dan halaman kantor.

Mereka hanya bisa bicara ke petugas di lobi, baru diminta menunggu sampai petugas yang mengurusi permohonanha turun ke loby dan memberi penjelasan.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help