Home »

News

» Jakarta

Cuci Gudang Barang Sitaan Kejari Jakbar Dikebut

Tahun 2017 ini sebanyak 60 motor dan 15 mobil sudah masuk dalam proses lelang.

Cuci Gudang Barang Sitaan Kejari Jakbar Dikebut
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Kajari Jakbar, Reda Mantovani (kiri) dan Kepala Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang, Sardjono (tengah) saat melihat benda sitaan yang dititipkan disana, Jumat (5/5/2017). Kejari Jakbar tergolong paling banyak menghapuskan benda sitaannya disana selama 2 tahun belakangan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, TANGERANG -- Kejaksaan Negeri Jakarta Barat terus 'menyuci gudang' barang-barang sitaannya yang dititip di Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang.

Tahun 2016 sebanyak 360 barang sitaan berupa motor dan mobil sudah selesai dilelang.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kajari Jakbar), Reda Mantovani, mengatakan, tahun 2017 pihaknya melanjutkan cuci gudang.

Kepala Bidang 2  Pusat Pemulihan Aset Kejagung, Yusfidli A (paling kanan) saat meninjau Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang di Kota Tangerang, Jumat (5/5/2017).
Kepala Bidang 2 Pusat Pemulihan Aset Kejagung, Yusfidli A (paling kanan) saat meninjau Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang di Kota Tangerang, Jumat (5/5/2017). (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Tahun 2017 ini sebanyak 60 motor dan 15 mobil sudah masuk dalam proses lelang.

"Tahap identifikasi sudah selesai. Kini sedang dalam proses penaksiran oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta," kata Reda disela mendampingi Bidang Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung meninjau Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang di Kota Tangerang, Jumat (5/5/2017) siang.

Reda mengatakan, proses lelang sebenarnya tak lama apabila proses identifikasi tak terkendala. "Paling 2 bulan sudah bisa lelang," ujar Reda.

Tapi, kata Reda, kadang proses identifikasi barang-barang sitaan itu yang membuat segalanya jadi lambat.

"Barang-barang sitaan itu kan harus diidentifikasi dulu berasal dari kasus apa. Berkasnya masih ada atau tidak. Kalau berkas perkaranya sudah hilang atau tak ada, itu yang jadi repot," kata Reda.

Sebab harus diumumkan dulu di media massa selama kurang lebih 2 bulan. Baru kemudian dilanjut proses penaksiran harga dan baru dilelang oleh kantor lelang negara.

Kepala Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang, Sardjono, menunjukkam buku tebal yang berisi barang sitaan Kejari Jakbar yang bisa dihilangkan dengan cara lelang sepanjang tahun 2016 lalu ke Kajari Jakbar, Reda Mantovani (kiri) dan Kepala Bidang 2  Pusat Pemulihan Aset Kejagung, Yusfidli A (kanan).
Kepala Rupbasan Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang, Sardjono, menunjukkam buku tebal yang berisi barang sitaan Kejari Jakbar yang bisa dihilangkan dengan cara lelang sepanjang tahun 2016 lalu ke Kajari Jakbar, Reda Mantovani (kiri) dan Kepala Bidang 2 Pusat Pemulihan Aset Kejagung, Yusfidli A (kanan). (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)
Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help