Cegah Flu Burung, 20 Kandang Unggas di Jatinegara Kaum Disemprot Disinfektan

Sekitar 20 kandang unggas di RT 07/06 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, disemprot cairan disinfektan, Jumat (5/5/2017) sore.

Cegah Flu Burung, 20 Kandang Unggas di Jatinegara Kaum Disemprot Disinfektan
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Sekitar 20 kandang unggas di RT 07/06 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, disemprot cairan disinfektan, Jumat (5/5/2017) sore. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Sekitar 20 kandang unggas di RT 07/06 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, disemprot cairan disinfektan, Jumat (5/5/2017) sore.

Penyemprotan dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit flu burung, saat perubahan cuaca seperti saat ini.

Menggunakan lima tabung berisi cairan disinfektan, petugas kesehatan hewan dari Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menyemprot bagian lantai, dinding tembok, bawah kandang, halaman depan rumah, tempat pemotongan ayam, dan sekitar kandang.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur Irma Budiany mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit yang ditularkan dari unggas seperti flu burung.

Sebab, kondisi cuaca yang berubah-ubah rawan penyebaran penyakit dari unggas. Apalagi, rata-rata unggas jenis ayam potong ini didatangkan dari luar daerah, seperti Bogor, Bandung, Sukabumi, Cianjur, dan sebagainya. Perjalanan jauh itu membuat unggas rawan membawa penyakit.

Di lokasi tersebut, setiap pemilik kandang unggas mendapatkan pasokan ayam sekitar 3 hingga 4 ton, atau sekitar 3.000 hingga 4.000 ton per harinya. Tidak sedikit unggas mati saat tiba di tempat penampungan unggas tersebut.

"Biosecurity atau penyemprotan kandang unggas ini dilakukan guna mencegah timbulnya berbagai penyakit yang ditularkan dari unggas. Cuaca esktrem ini tentu rawan penyebaran penyakit," papar Irma Budiany.

Menurutnya, penyemprotan disinfektan ini rutin dilakukan setiap tiga bulan, sesuai permintaan pihak pemilik kandang unggas.

Pemilik tempat penampungan unggas, Sony Ismarto (54) mengatakan, penyemprotan disinfektan ini memang atas permintaan para pengusaha unggas.

"Karena kalau ayam datang, ada saja yang mati. Kita kan jadi takut ada penyakit yang ditularkan dari unggas. Makanya kita minta dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin," ucap Sony.

Pihaknya berharap, penyemprotan disinfektan secara rutin membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat.

"Sehingga tidak ada warga yang terkena penyakit yang diitularkan dari unggas tersebut," harapnya. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help