Residivis Pengedar Sabu dan Ganja ke Mahasiswa, Dibekuk Polisi

Ia diketahui kembali menjadi bandar sabu dan ganja, setelah sempat terjerat kasus serupa beberapa tahun lalu.

Residivis Pengedar Sabu dan Ganja ke Mahasiswa, Dibekuk Polisi
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Hrl (36) seorang residivis kasus narkoba, kembali dibekuk polisi saat hendak bertransaksi mengedarkan sabu dan ganja, di Jalan Juanda, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (3/5/2017).

Dari tangannya disita barang bukti sabu sebanyak 5,03 gram dalam 14 klip plastik bening, serta ganja seberat 94,83 gram dalam 127 paket kecil atau paket hemat.

Kasat Resnarkoba Polresta Depok Komisaris Putu Kholis menjelaskan bahwa Hr dibekuk saat hendak bertransaksi narkoba.

Ia diketahui kembali menjadi bandar sabu dan ganja, setelah sempat terjerat kasus serupa beberapa tahun lalu.

"Dia ini residivis yang memiliki jaringan pengedar sabu dari dalam lembaga pemasyarakatan di Bogor. Hr termasuk residivis kambuhan, yang jaringannya cukup luas" kata Putu, Kamis (4/5/2017),

Menurutnya, sabu dan ganja dari Hrl lebih banyak didedarkannya dengan menyasar ke kalangan mahasiswa.

Dibekuknya Hr di Jalan Juanda, kata Putu, berdasar informasi dari masyarakat yang curiga lokasi dimana Hr kerap digunakan sebagai tempat transaksi narkoba.

"Kami lalu melakukan pengintaian sekitar sepekan, sebelum membekuk pelaku berikut barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu," kata Putu.

Karena perbuatannya, kata Putu, Hairul dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 subsider Pasla 111 ayat 1 UU Narkotika Nomor 35/2009. "Ancaman hukumannya 20 tahun penjara," kata Putu.

Putu berharap saat di meja hijau. majelis hakim memberikan hukuman berat ke Hairul, karena ia diketahui sudah keluar masuk penjara karena kasus serupa.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved