Berdalih Terapi, Siswa SD Disetrum Kepala Sekolah

"Sebelum disetrum disuruh meditasi selama 10 menit dengan menutup mata," kataya kepada Kompas.com, Minggu (30/4/2017) malam.

Berdalih Terapi, Siswa SD Disetrum Kepala Sekolah
Tribunnews.com
Salah satu alat yang diduga dijadikan terapi listrik oleh pihak SDN Lowokwaru 3 Kota Malang.(Handout) 

WARTA KOTA, JAKARTA - Seorang siswa di SDN Lowokwaru 3, Kota Malang, mengaku disetrum oleh kepala sekolahnya. Akibatnya, siswa itu mengaku mengalami gangguan kesehatan.

Siswa itu berinisial RA. Didampingi oleh ibunya, Anita, ia mengatakan bahwa penyetruman yang dianggap sebagai terapi itu dialaminya pada Selasa (25/4/2017) pekan lalu. 

Baca: Santri Berbakat Mendapat Siksaan Hingga Meninggal, Inilah Curhatannya

Ketika itu, ia baru saja melaksanakan shalat dhuha berjamaah dan diminta untuk tetap tinggal di dalam mushala sekolah.

"Sebelum disetrum disuruh meditasi selama 10 menit dengan menutup mata," kataya kepada Kompas.com, Minggu (30/4/2017) malam. 

Baca: Anak Jokowi Dikatain Tolol, Tak Disangka Dia Hanya Jawab Seperti Ini

Setelah meditasi selesai, siswa itu diminta untuk berdiri di atas papan yang dialiri oleh tegangan listrik. Ada dua papan yang teraliri tegangan listrik.

Satu diminta untuk tempat berdiri siswa dan satu lagi untuk tempat berdiri kepala sekolah itu. 

Baca: Cuitan Marissa Haque Bikin Heboh Soal Karangan Bunga untuk Ahok, Ini yang Terjadi

Selama proses penyetruman berjalan, kepala sekolah itu memegang sebuah tespen untuk memastikan aliran listrik masuk ke tubuh siswa itu.

Halaman
123
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help