PKS Pecat Fahri Hamzah

Presiden PKS: Itu Masalah Akal-akalan Fahri Hamzah Saja

Presiden PKS menyebut Fahri Hamzah bukan lagi kader PKS. Jdi, langkah Fahri menandatangani hak angket DPR kepada KPK bukan bagian dari kebijakan PKS.

Presiden PKS: Itu Masalah Akal-akalan Fahri Hamzah Saja
Kompas.com
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (kiri) memimpin rapat paripurna DPR RI yang membahas revisi UU No 17/2014 tentang UU MD3, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014). Menkumham Yasonna Laoly menghadiri rapat paripurna tersebut padahal sebelumnya Presiden Joko Widodo sempat melarang para menterinya untuk menghadiri rapat dengan DPR sampai proses perdamaian anatara koalisi di parlemen terwujud. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

WARTA KOTA, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Sohibul Iman menyebut, Fahri Hamzah bukan lagi kader partainya.

Oleh sebab itu, langkah Fahri menandatangani hak angket DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan bagian dari kebijakan fraksi PKS di parlemen. 

Baca: PKS: Inilah Dosa Fahri Hamzah

"Itu masalah akal-akalan dia saja. Posisi Pak Fahri sudah bukan lagi anggota  Fraksi PKS. Jadi jangan mengkategorikan itu sebagai Fraksi PKS," ujar Sohibul saat ditemui setelah Milad ke-19 PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (30/4/2017). 

Baca: Sohibul Iman: Fahri Hamzah Bukan Lagi Fraksi PKS

Sohibul menegaskan, sejak awal, partainya menolak hak angket terhadap KPK.

Hal itu terbukti tidak ada seorangpun kader PKS yang "mbalelo".

Baca: Jokowi Merengut Saat Fahri Hamzah Usulkan Pilkada DKI dengan Cara Ini

"Memang ada teman partai kami belakangan baru menolak. Ya itu intinya memang kami konsisten dari awal," ujar dia.

Diberitakan, sidang paripurna DPR RI, Kamis (28/4/2017) lalu menyetujui usulan hak angket kepada KPK.

Sebanyak 26 wakil rakyat menandatangani usulan itu.

Mereka di antaranya, Masinton Pasaribu dan Eddy Wijaya Kusuma dari PDI Perjuangan, Agun Gunanjar dan Ridwan Bae dari Golkar, Desmond Junaidi Mahesa dari Partai Gerindra dan Fahri Hamzah dari PKS. (Fabian Januarius Kuwado)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help