Hari Buruh

Dilarang Demonstrasi di Depan Istana, Buruh Sebut Jokowi-JK Fasis

Hingga kini, aparat kepolisian memperketat penjagaan dengan cara menambah personel yang menggunakan tameng dan tongkat.

Dilarang Demonstrasi di Depan Istana, Buruh Sebut Jokowi-JK Fasis
Warta Kota/Rangga Baskoro
Massa buruh kecewa lantaran tidak bisa melangsungkan aksinya di depan Istana Merdeka. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Massa buruh kecewa lantaran tidak bisa melangsungkan aksinya di depan Istana Merdeka. Pihak kepolisian telah memblokade Jalan Medan Merdeka Barat untuk mengantisipasi buruh yang hendak menuju Istana.

Lantaran menilai bahwa pergerakan mereka dalam menyampaikan aspirasi terbatas, massa aksi menyebutkan bahwa era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai fasis.

"Kawat berduri ini menunjukkan bahwa rezim Jokowi-JK (itu) fasis. Kami tidak bebas menyampaikan aspirasi. Anti-demokrasi," ungkap orator di mobil komando, di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017).

Hingga kini, aparat kepolisian memperketat penjagaan dengan cara menambah personel yang menggunakan tameng dan tongkat. Massa aksi masih belum menghentikan demonstrasi yang kini terpusat di Jalan Medan Merdeka Barat.

Sebagai informasi, fasisme adalah ideologi yang berdasarkan pada prinsip kepemimpinan dengan otoritas absolut, di mana perintah pemimpin dan kepatuhan berlaku tanpa pengecualian. Ideologi tersebut terkenal pada saat masa Perang Dunia I, dan berkembang pesat di banyak negara di Eropa saat itu. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved