WartaKota/

PKS Mengaku Cocok Berkoalisi dengan Partai Gerindra

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan nama yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

PKS Mengaku Cocok Berkoalisi dengan Partai Gerindra
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Salim Segaf Al-Jufri menghadiri acara pernikahan massal gratis yang digelar Asila Foundation di Hotel The Ritz Carlton, Mega Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan nama yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

Hal itu dikatakan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, di sela Milad ke-19 PKS di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (30/4/2017).

"(Nama) Belum, yang masuk banyak sih," katanya.

Salim mengatakan, PKS harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung cagub-cawagub di Pilkada Jabar. Ia menuturkan syarat itu terpenuhi bila PKS berkoalisi dengan Partai Gerindra.

"Kayaknya kita kalau sama Gerindra cocok nih, tapi belum kita putuskan. Dengan yang lain terbuka, semakin banyak berkoalisi bagus," ujar Salim.

Sementara, Presiden PKS Sohibul Iman menuturkan pihaknya membuka koalisi dengan partai manapun di Pilkada Jawa Barat. Namun, ia tak memungkiri PKS berpeluang besar koalisi dengan Gerindra.

"Di beberapa tempat tentu itu akan lebih mudah, peluangnya dengan Gerindra lebih tinggi," ucap Sohibul.

Sohibul mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. PKS juga telah menyiapkan sejumlah nama seperti istri Ahmad Heryawan, Netty Parsetiyani, dan Dedy Mizwar.

"Jangan buru buru lah ya, kita nanti setelah tahap DKI tuntas pertengahan bulan ini. Jateng, Jatim juga sedang proses, belum ada dari bawah. PKS selalu dari bawah, Jateng Jatim belum," papar Sohibul. (*)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help