WartaKota/
Home »

Bogor

Kecelakaan Maut di Ciloto

Mak Icih: Kalau Sudah Beres Suka Ada yang Ketok-ketok Warung

Saya mah sering ngelihat orang ketabrak sampai meninggal di sini, biasanya itu kalau beres kejadian suka ada yang ngetok-ngetok pintu warung

Mak Icih: Kalau Sudah Beres Suka Ada yang Ketok-ketok Warung
Tribunnews.com
Kondisi mobil Toyota Avanza warna Silver B 1608 BKV korban laka maut bus pariwisata Kitrans di Jl Raya Ciloto, Puncak, Minggu (30/4/2017). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan raya Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur rupanya menyimpan kisah mistis.

Mak Acih (78) warga sekitar loaksi mengatakan, insiden kecelakaan maut bukan pertama kali dilihatnya selama berjualan sekitar 25 tahun itu.

Menurutnya, kecelakaan yang terjadi disekitar Desa ciloto, Kecamataan Cipanas, Cianjur ini selalu memakan korban jiwa.

"Saya mah sering ngelihat orang ketabrak sampai meninggal di sini, biasanya itu kalau beres kejadian suka ada yang ngetok-ngetok pintu warung," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (30/4/2017).

Baca: Tabrakan Beruntun di Gadog, Jalur Puncak Macet Parah

Mak Acih juga menceritakan saat sehari sebelum kejadian ada hal aneh yang tak lazim dilihat dan dengarnya.

Menurutnya, pada malam jumat sekitar pukul 01.00 WIB ia dan cucunya melihat bola api terbang di sekitar lokasi kecelakaan mengarah ke kebun lokasi bus maut masuk jurang.

Kemudian, pada hari Minggu (30/4/2017) sekitar pukul 03.00 WIB, Mak Acih kembali dikejutkan dengan suara tangis seorang wanita tepat di sekitar warungnya.

"Suaranya kedengarannya sedih banget, saya mau masak nasi sampai enggak jadi karena takut," kata dia.

Ia melanjutkan, lokasi di sekitar tempat berjualannya memang dikenal cukup angker.

Baca: Ini Nama 11 Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Puncak

Bahkan, kata dia, pernah ada pengendara sepeda motor yabg tiba-tiba jatuh dan langsung kerusupan makhluk halus.

"Makannya kalau emak ini setelah beres biasanya langsung kirimin doa walaupun enggak tau namanya, biar arwahnya pada tenang," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan maut di sekitaran puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur antara bus pariwisata dengan sejumlah kendaraan lain, Minggu (30/4/2017).

Informasi sementara korban tewas sebanyak 13 orang, lima orang luka berat dan 42 orang lainnya luka ringan.

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help