Dishubtrans DKI Tidak Menjaring Jukir Liar di Kalijodo tapi Sibuk Menata Gerobak PKL

Usai apel, para petugas saat itu langsung menata para gerobak PKL Bazaar di Kalijodo, lantaran menutup area parkir hingga menggunakan lahan di Taman

Dishubtrans DKI Tidak Menjaring Jukir Liar di Kalijodo tapi Sibuk Menata Gerobak PKL
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Demi mengisi momentum libur panjang, para warga lebih memilih bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)-Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, yaitu Jalan Kepanduan II Tambora, Jakarta Barat, Minggu (23/4/2017). Keberadaan para warga ini, memikat sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di sekitar jalur hijau RPTRA dan RTH Kalijodo. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Sejumlah personel gabungan, baik dari Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan operasi gabungan terkait permasalahan juru parkir liar dan premanisme di sekitaran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRS), hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, di Jalan Kepanduan II, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/4/2017).

Namun, kegiatan tersebut hanya diakukan penataan terhadap parkir kendaraan pengunjung Taman Kalijodo, dan juga belasan gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL).

Pantauan Warta Kota, para petugas gabungan mengerumuni di Kawasan Taman Kalijodo. Di lokasi, para petugas sebelum lakukan operasi didahulukan dengan Apel.

Operasi ini, juga dipimpin Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Wakadishubtrans) DKI Jakarta, yakni Sigit Widjatmoko.

Usai apel, para petugas saat itu langsung menata para gerobak PKL Bazaar di Kalijodo, lantaran menutup area parkir hingga menggunakan lahan di Taman Kalijodo.

Gerobak para PKL itu pun tanpa pandang bulu langsung dipindahkan ke Kantor Kelurahan setempat.

Diketahui, sejumlah pedagang yang merupakan pedagang binaannya Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (UMKMP), hanya melihat gerobaknya dibawa langsung oleh petugas setempat.

"Ya katanya menghalangi area parkir. Ya tidak apa-apa sih yang penting hanya dibawa saja," terang Budi (30), pedagang minuman sekitar.

Sementara itu Sigit mengatakan, jika tujuan operasi terpadu tersebut, untuk memetakan persoalan parkir dan masalah premanisme serta juru parkir liar

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved