Speedboat Bermuatan Sembilan Penumpang Hilang dalam Perjalanan Menuju Derawan

Speedboat dengan muatan sembilan penumpang hilang dalam perjalanan menuju Pulau Derawan, Berau, Kaltim, Sabtu (22/4/2017) sekitar pukul 21.30. wita.

Speedboat Bermuatan Sembilan Penumpang Hilang dalam Perjalanan Menuju Derawan
ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Ilustrasi 

WARTA KOTA, NUNUKAN - Basarnas Kaltim-Kaltara mendapatkan laporan adanya speedboat dengan muatan sembilan penumpang hilang dalam perjalanan menuju Pulau Derawan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Sabtu (22/4/2017) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kepala Seksi Operasional Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto di Pulau Derawan, Kabupaten Berau melalui pesan singkatnya, Minggu mengatakan, laporan tersebut diperoleh dari Polres Berau terkait hilangnya speedboat tersebut.

Speedboat Pulri Fikri dengan cat warna putih bergaris biru hitam dengan mesin 200 PK dari Labuan Cermin menuju Pulau Derawan diduga kuat kehabisan bahan bakar minyak (BMM).

Menurut informasi yang diperoleh, kata Octavianto, penumpang dalam speedboat itu terdiri tujuh orang tamu yang sedang melakukan wisata dan dua motoris.

Ketujuh penumpang adalah Deo Gratias Nasta Laksana, Fauzan Reza Maulana, Dredha Pratama, Shandika Muji Pranata, Reny Mardiana, Hartati dan Hanafi.

Sedangkan kedua motoris yaitu Sidik Kamsino (30) beralamat RT 04 Pulau Derawan dan Andri beralamat RT 01 Pulau Derawan Kabupaten Berau.

Saksi mata bernama Devid Efendi (31) beralamat Jalan Durian 3 Gang Rimba Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau dan Bahril (45) beralamat RT 02 Kampung Pulau Derawan Kabupaten Berau.

Sesuai keterangan salah seorang saksi mata, sebelum perjalanan, motoris speedboat mengeluhkan kurangnya BBM sementara saat itu gelombang laut sedanng tinggi.

Diperkirakan BBM tidak mencukupi hingga Pulau Derawan sebagai tujuan akhir.

Sehubungan dengan keluhan itu, saksi meminjamkan BBM sebanyak 30 liter namun dalam perjalanan tepatnya di perairan Malalungun speedboat Pulri Fikri ini buang jangkar karena mendapatkan informasi gelombang laut cukup tinggi.

Setelah itu, motoris speedboat yang hilang minta ditarik oleh speedboat saksi karena kehabisan BBM tetapi tidak dibantu dengan alasan sama-sama kekurangan BBM.

"Sekitar pukul 17.30 Wita speedboat hilang di perairan Karang Sapitan sebelum Boring," sebut Octavianto menirukan informasi saksi mata.

Octavianto menegaskan dirinya masih berusaha berkomunikasi dengan motoris maupun penumpang namun tidak ada yang aktif.

Hasil pengecekan terakhir, pada pukul 18.00 Wita posisi speedboat berada di perairan antara Pulau Talisayan dengan Pulau Derawan.

Hingga saat ini aparat kepolisian dan nelayan setempat masih melakukan pencarian. (Antaranews.com)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help