Polisi Ancam Akan Tembak Tahanan yang Kabur Bila Tidak Menyerahkan Diri Hari Ini

Jika tidak menyerahkan diri dalam waktu yang telah ditentukan, tim pengejaran akan melakukan penembakan.

Polisi Ancam Akan Tembak Tahanan yang Kabur Bila Tidak Menyerahkan Diri Hari Ini
Istimewa
Ilustrasi tahanan kabur 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Polda Jatim memberikan ultimatum terhadap 17 tahanan Polres Malang yang kabur, Rabu (19/4/2017) dini hari.

Jika tidak menyerahkan diri dalam waktu yang telah ditentukan, tim pengejaran akan melakukan penembakan.

"Sudah ditangkap empat dan kita kasih ultimatum (kepada tahanan kabur yang belum tertangkap sampai besok (Jumat (21/4/2017) pukul 12.00 WIB). (Jika tidak menyerahkan diri) kita tembak karena melawan konstitusi," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (20/4/2017).

Sampai saat ini, pihaknya masih fokus pada pencarian tahanan yang kabur. Sementara evaluasi terhadap jajaran Polres Malang akan dilakukan setelah tahanan yang kabur itu tertangkap.

"Itu (evaluasi) nanti. Fokus kita adalah cari pelaku," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung sudah berulang kali meminta tahanan yang kabur untuk menyerahkan diri sebelum tim di lapangan datang untuk menangkapnya.

"Kalau dia menyerah baik-baik saya jamin selamat," ungkapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan terhadap temuan gergaji kecil di ruang tahanan yang diduga digunakan para tahanan untuk menjebol teralis besi ruang tahanan.

"(Gergaji) disusupkan oleh temannya Abdul Rohman (salah satu tahanan yang kabur) yang besuk diselipin di celana dalamnya," katanya.

Ia mengaku akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan gergaji kecil itu.

Abdul Rohman saat ini sudah berhasil ditangkap oleh tim bersama tiga tahanan lainnya.

Berita sebelumnya, 17 orang tahanan Polres Malang, Jawa Timur, kabur dengan cara menjebol atap kamar mandi tahanan pada Rabu (19/4/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Sampai saat ini, baru empat tahanan yang berhasil ditangkap. Sedangkan 13 orang lainnya masih dalam proses pengejaran.(Andi Hartik)

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help