Pengerjaan LRT di Ruas Tol Jakarta-Cikampek Ditunda, Ini Alasannya

Keputusan tersebut merupakan strategi untuk memperlancar arus kendaraan yang mengarah ke timur atau ke Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pengerjaan LRT di Ruas Tol Jakarta-Cikampek Ditunda, Ini Alasannya
Warta Kota
ILUSTRASI - Suasana Tol Jakarta-Cikampek. 

WARTA KOTA, BEKASI -- PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek telah berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk menunda pengerjaan Light Rail Transit (LRT) dan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 elevated di ruas bahu jalan setempat.

Hal ini menyusul, adanya libur panjang Isra Mi'raj pada Senin (24/4) mendatang yang diproyeksikan bakal ada lonjakan jumlah kendaraan.

"Pengerjaan itu ditunda dulu agar pengendara yang melintas bisa leluasa, sehingga tidak ada kemacetan," kata Humas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, M. Icksan Kartika pada Jumat (21/4).

Icksan menilai, keputusan tersebut merupakan strategi untuk memperlancar arus kendaraan yang mengarah ke timur atau ke Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sebab dia memproyeksikan, volume kendaraan bakal naik hingga tujuh persen menyusul libur panjang selama tiga hari dari Sabtu (22/4) sampai Senin (24/4).

Menurutnya, jumlah kendaraan di ruas tol setempat di akhir pekan biasanya mencapai 87.205 unit dalam sehari.

Kemungkin pada libur panjang kali ini, jumlah kendaraan akan naik tujuh persen menjadi 93.543 unit.

"Berdasarkan pengalaman sebelumnya dan kajian kami, kemungkinan akan ada kenaikan volume kendaraan hingga tujuh persen," ujarnya.

Dia mengungkapkan, kepadatan kendaraan ini biasa terjadi ke tol yang mengarah ke timur atau daerah Cikampek dan Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di gerbang tol 13 Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi.

Dia menambahkan, lembaganya akan mengerahkan petugas derek dan rambu.

Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Patroli Jalan Raya (PJR).

Tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan melakukan manajemen lalu lintas bila terjadi kepadatan.

Manajemen lalu lintas dilakukan di Simpang Susun Cikunir atau yang disebut C3 dari arah Cakung, Cikunir dan Cawang menuju Cikampek, Cipali dan Bandung.

Petugas, kata dia, juga merekayasa lalu intas buka dan tutup di Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) atau rest area di KM19+200, KM33+400, KM39+500 dan KM57+400.

"Kalau rest area itu penuh juga, pengguna tol bisa menggunakan rest area berikutnya di KM19+200, 33+400, 39+500, dan 57+400 dari arah Jakarta menuju Cikampek," ungkapnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help