Konflik Keraton Solo, Mulai dari Putri yang Dikurung Sampai Rajanya Digugat Anak Sendiri

Putri Raja Keraton Solo, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, terkurung di dalam keputren atau kediaman putri-putri raja.

Putri PB XIII ini mengungkapkan, ia berkali-kali mencoba diusir oleh Ketua Tim Lima atau Satgas Panca Narendra, KGPH Benowo dan juga aparat.

"Tekanannya luar biasa, berkali-kali saya diusir," katanya dengan suara lirih.

Menurutnya, secara adat sebagai anak raja berhak untuk tinggal di keputren.

"Kalaupun ada pengusiran dan pengosongan harus atas dasar putusan pengadilan," tegasnya.

"Itu yang membuat aparat mundur dan tidak berani mengusir saya lagi," imbuhnya.

Pihaknya pun belum tahu langkah selanjutnya yang akan ditempuh terkait kejadian ini.

Selengkapnya tonton video di atas.

Raja Solo Digugat 

Penguasa Keraton Kasunanan Surakarta, ISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi digugat oleh salah satu anaknya, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, dan keponakan bernama BRM Aditya Soerya Harbanu.

Gugatan tersebut didaftarkan ke Pengadilan Negeri Surakarta karena sang raja membentuk tim lima atau Panca Narendra. 

Raja Kasunanan Surakarta Paku Buwono XIII
Raja Kasunanan Surakarta Paku Buwono XIII (istimewa)
Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help