WartaKota/
Home »

Depok

DPRD Depok Dukung Pemindahan TPA Cipayung ke TPA Bantar Gebang

Ada beberapa TPA lain jadi opsi, salah satunya yang paling mungkin adalah TPA Bantar Gebang.

DPRD Depok Dukung Pemindahan TPA Cipayung ke TPA Bantar Gebang
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Anggota DPRD Depok, Mazhab 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Mazhab mengaku mendukung rencana Pemkot Depok yang akan menyewa TPA Bantar Gebang, Bekasi untuk mengatasi krisis sampah di Depok, akibat sudah overloadnya TPA Cipayung dan belum rampungnya TPA Nambo di Kabupaten Bogor tahun 2017 ini.

"Sebab Pemkot Depok memang harus bertindak cepat saat ini. TPA Cipayung sekarang sudah overload dan diperkirakan hanya bisa tampung sampah dari Depok, sampai akhir tahun ini saja," kata Mazhab, Kamis (20/4/2017).

Sementara, TPA Nambo di Kabupaten Bogor yang direncanakan sebagai lokasi baru pembuangan sampah dari Depok pengganti TPA Cipayung, katanya, diperkirakan belum akan bisa dioperasikan tahun ini tetapi baru akan rampung pertengahan tahun depan.

"Jadi, kami mendukung upaya lain Pemkot Depok diantaranya untuk menyewa TPA Bantar Gebang di Bekasi. Sebab hal ini memang harus dilakukan secara konkret untuk menangani permasalahan krisis sampah di Depok. Ini antisipasi jika TPA Nambo tak bisa digunakan sampai akhir tahun ini," katanya.

Menurutnya opsi penyewaan TPA Bantar Gebang, Bekasi sangat tepat.

Mazhab mengatakan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok, saat ini mereka tengah menghitung kemungkinan volume sampah yang akan dibuang ke TPA Bantar Gebang agar anggaran biaya untuk penyewaan TPA Bantar Gebang bisa diketahui.

Sebelumnya Wali Kota Depok M Idris Abdul Shomad menuturkan semakin overloadnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, yang selama ini menampung sampah warga di Kota Depok, serta belum pasti kapan beroperasinya TPA Nambo di Kabupaten Bogor, membuat Pemkot Depok memiliki rencana lain untuk mengatasi krisis sampah di Depok.

Salah satunya adalah untuk menyewa TPA Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat, pada pertengahan tahun 2017 ini.

"Ada beberapa TPA lain jadi opsi, salah satunya yang paling mungkin adalah TPA Bantar Gebang," kata Idris.

Ia mengatakan rencana untuk memperluas TPA Cipayung cukup sulit, karena warga enggan pindah dan menolak perluasan TPA Cipayung.

Karenanya sejak awal Pemkot Depok beharap TPA Nambo di Kabupaten Bogor, yang dibangun Pemprov Jabar bisa rampung dan secepatnya dioperasikan agar sampah warga Depok bisa dibuang ke sana.

Namun kemungkinan besar TPA Nambo belum dioperasikan tahun ini.

Sehingga opsi untuk mengatasi sampah di Depok, adalah dengan menyewa TPA lain di luar Depok, dan salah satunya adalah TPA Bantar Gebang, di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Idris sehari warga Depok menghasilkan 1200 ton sampah. Sebanyak 700 sampai 750 ton dibuang ke TPA Cipayung yang kondisinya sudah sangat penuh.

Sementara, sisanya sekitar 500 ton sampah, di olah di Unit Pengolahan Sampah dan di Tempat Penampungan Sementara yang ada di setiap kecamatan dan kelurahan di Depok.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help